Flash News
No posts found

Tujuh Napi Langsung Bebas

Para pembesuk antre di depan Rutan Rembang, hari Kamis.

Para pembesuk antre di depan Rutan Rembang, hari Kamis.

Rembang – Sebanyak 65 orang narapidana di Rumah Tahanan Rembang mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman antara satu sampai dengan tiga bulan, dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 68. Seorang Napi berhak menerima remisi, asalkan berkelakuan baik selama di dalam penjara dan telah menjalani hukuman minimal enam bulan.

Kepala Rumah Tahanan Rembang, Edi Cahyono menjelaskan dari jumlah itu, nantinya 7 orang Napi langsung bebas. Menurut rencana penyerahan surat keputusan remisi dari Kementerian Hukum Dan HAM, akan dibarengkan dengan kegiatan upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI di Alun Alun Rembang, hari Sabtu 17 Agustus 2013.

Menurut Edi, di Rutan Rembang total jumlah Napi sebanyak 74 orang. Artinya ada 9 orang yang tidak memperoleh remisi, karena masa tahanan mereka belum melebihi enam bulan.

Napi kasus korupsi yang juga mantan Sekretaris Daerah Rembang, Wiratmoko tidak mendapatkan remisi, lantaran menjalani hukuman pengganti atau subsider, dari denda yang tidak dibayarkan. Hal itu menurutnya sudah sesuai aturan.

Hari Kamis (15 Agustus 2013), suasana pintu masuk Rutan Rembang penuh sesak oleh para pembesuk. Mereka sebagaian besar merupakan keluarga tahanan maupun narapidana. Tingkat kunjungan seperti ini cenderung meningkat, seusai Hari Raya idul Fitri.

Rukani, warga desa Tempaling Kec. Pamotan misalnya. Ia mengaku akan menjenguk keponakannya, sekedar untuk melepaskan rasa kangen.

Sangking banyaknya pembesuk yang antre, petugas Rutan terpaksa harus membagi dalam beberapa sesi. Tidak bisa langsung masuk semua, tetapi menyesuaikan kapasitas ruangan. Kalau terlalu ramai, petugas khawatir akan sulit mengawasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *