Flash News
No posts found

Ditanya Posisi Kapal, Dislutkan Juga Bingung

Dari kiri ke kanan, Bambang Wahyu Widodo, Musafak dan Kepala Dislutkan, Suparman.

Dari kiri ke kanan, Bambang Wahyu Widodo, Musafak dan Kepala Dislutkan, Suparman.

Rembang – Setelah sempat dipermasalahkan, kelompok usaha bersama (KUB) memastikan bahwa bantuan kapal dari PT Pelindo III, tidak dijual kepada pihak lain.

Ketua KUB Mina Bahari Kelurahan Tanjungsari Rembang, Musafak menjelaskan kapal berbobot 30 gros ton yang diterima, saat ini masih beroperasi di tengah laut, untuk mencari ikan.

Ia berdalih justru masih tombok, karena kala itu kondisi kapal tidak siap berlayar, sehingga harus melakukan banyak perbaikan. Akibatnya, penghasilan dari kapal melaut, belum banyak untuk menyejahterakan nelayan, terutama di Kelurahan Tanjungsari.

Musafak membeberkan alasan tersebut, saat bertemu dengan Koordinator lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem), Bambang Wahyu Widodo di kantor Dinas Kelautan Dan Perikanan (Dislutkan), hari Selasa (20 Agustus 2013).

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Rembang, Suparman mengaku belum mengetahui keberadaan tiga kapal bantuan tersebut, karena bukan termasuk program instansinya. Menurut Suparman masalah itu tidak akan melebar, seandainya pengurus kelompok usaha bersama mau transparan terhadap masyarakat sekitar. Kedepan perlu ada jalinan komunikasi lebih intensif, supaya tidak muncul kecurigaan.

Suparman menambahkan Dinas Kelautan Dan Perikanan akan mengundang seluruh pengurus kelompok usaha bersama, masing masing KUB Mina Bahari Tanjungsari, Maju Mandiri desa Kabongan Lor Rembang dan Mina Sejahtera Samudera Sarang, pada hari Kamis, 22 Agustus 2013. Harapannya semua mau hadir, sehingga posisi kapal maupun sistem pengelolaannya, bisa dijelaskan secara gamblang.

Sebagaimana kami beritakan, Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat menyoroti bantuan 3 kapal senilai hampir Rp 5 miliar dari PT Pelindo III dan kementerian Kelautan Dan Perikanan. Diduga ada sekelompok orang menguasai bantuan kapal, semenjak diserahkan kepada penerima tahun 2011 silam.

1 Komentar

  1. sukron

    Ini adalah salah satu milyader rembang buatan salim… jadi milyader bak durian jatuh dari langit. Tak perlu waktu lama dan ketekunan dab ketersmpilan khusus.. asal mau jadi pekatik pasti jadi milyader… minimal bersedia menjadi tempat menybunyikan harta korupsinya salim dan jadi centhengnya salim untuk memeras bitokrat korup dan pengusaha nakal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *