Flash News
No posts found

Semua Kendaraan Dilarang Naik

Seorang warga berteduh di pinggir alun alun Rembang. Tempat itu akan segera ditata.

Seorang warga berteduh di pinggir alun alun Rembang. Tempat itu akan segera ditata.

Rembang – Dana Rp 1,7 miliar digelontorkan oleh Pemkab Rembang, untuk merombak kawasan Alun Alun kota Rembang, mulai minggu depan. Penataan meliputi pengurukan alun alun setinggi 60 centi meter, kemudian dilanjutkan renovasi trotoar yang melingkari alun alun dan membuat saluran air, sebagaimana laporan Reporter R2B, Wahyu Adi.

Saat sosialisasi di Gedung Setda Rembang, hari Jumat (23 Agustus 2013), Asisten II Sekretariat Daerah Rembang yang membidangi ekonomi dan pembangunan, Supradja mengatakan pedagang tetap bisa berjualan, selama penataan berlangsung. Tentu tidak bisa senyaman dulu, pedagang dipersilahkan menyesuaikan dengan fokus pengerjaan.

Suhandoyo, ketua paguyuban pedagang kaki lima di kawasan Alun Alun Rembang mengatakan penataan tersebut cukup bagus, demi memperindah salah satu ikon kota tersebut. Yang penting sudah ada sosialisasi kepada pedagang, sehingga tidak muncul kesalahpahaman.

Penataan tersebut membawa sejumlah konsekuensi. Misalnya trotoar sebelah utara yang semula ditempati warung lamongan akan dijadikan tempat parkir, pedagang kemudian dipindahkan ke atas trotoar alun alun. Sedangkan berbagai usaha wahana bermain dialihkan ke timur alun alun, tepatnya depan kantor pelayanan perizinan terpadu (KPPT). Khusus keputusan ini, pedagang meminta agar pagar dan gapura yang membatasi Jl Gatot Subroto dirobohkan saja, supaya pengunjung tahu.

Dampak lain, semua kendaraan kelak dilarang naik ke atas alun alun. Tempat tersebut nantinya hanya boleh untuk kegiatan kepariwisataan dan rutinitas kedinasan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *