Flash News
No posts found

Banyak Santri Pilih Nyoblos Di Rembang

Seorang warga melintas di depan Sekretariat KPU Kab. Rembang, yang berjajar bendera partai politik peserta Pemilu 2014

Seorang warga melintas di depan Sekretariat KPU Kab. Rembang, yang berjajar bendera partai politik peserta Pemilu 2014

Rembang – Pemilih yang berhak menyalurkan suaranya dalam Pemilu 2014 di kabupaten Rembang, akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Rembang pada tanggal 06 September 2013. Masih ada waktu, untuk melapor kepada panitia pemungutan suara (PPS), apabila nama anda belum tercantum dalam daftar pemilih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang, Muhammad Affan menjelaskan setelah daftar pemilih sementara diumumkan dan ada tanggapan dari masyarakat, terjadi penambahan jumlah pemilih 932 orang, sehingga jumlah daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP), berubah menjadi 479.518 orang.

Affan menambahkan penambahan itu terjadi karena pendataan pemilih mengacu status kewarganegaraan, bukan bersifat kedaerahan lagi. Artinya warga negara indonesia yang memenuhi syarat, minimal berusia 17 tahun saat Pemilu berlangsung, wajib didata.

Ia mencontohkan banyak pemilih pemula, kemudian santri asal luar daerah yang tinggal di kabupaten Rembang mendaftarkan diri ke PPS dekat pondok pesantren, karena mereka ingin mencoblos disini.

Pria asal desa Pamotan Kec. Pamotan ini menimpali mulai hari Sabtu 24 Agustus sampai dengan 06 September 2013, KPU Kab. Rembang siap mengumumkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan kepada masyarakat.

Memang ada kecenderungan sebagian besar warga merasa acuh tak acuh. Tetapi ia berharap warga semakin pintar menyikapi, karena bagaimanapun melalui pemilihan umum, akan menentukan nasib bangsa untuk lima tahun kedepan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *