Flash News
No posts found

Pelajar Disisir, Banyak Yang Belum Membawa KK

Kepala Disdukcapil Kab. Rembang, Daenuri memantau perekaman data e KTP di SMAN II Rembang.

Kepala Disdukcapil Kab. Rembang, Daenuri memantau perekaman data e KTP di SMAN II Rembang.

Rembang – Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Rembang, hari Senin (26 Agustus 2013) menggelar penyisiran para pelajar yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e KTP). Sekolah pertama yang dituju yakni SMAN II Rembang.

Salah satu siswi SMAN II Rembang, Evi Nuraviani asal desa Tunggulsari Kec. Kaliori mengaku belum sempat melakukan perekaman data sidik jari, iris mata dan data identitas kependudukan ke kantor kecamatan, lantaran sibuk sekolah. Bahkan hampir setiap hari pulang sampai sore. Evi menganggap langkah Disdukcapil cukup tepat. Melalui jemput bola masuk sekolah, memudahkan para siswa. Menurut Evi, e KTP penting bagi para pelajar, apalagi kalau kelak mau melanjutkan kuliah ke luar daerah.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Daenuri mengatakan pemerintah telah membatasi proses perekaman data selesai sampai dengan bulan Oktober 2013. Di kabupaten Rembang, dari total wajib e KTP sebanyak 458 ribuan orang, yang sudah melakukan perekaman baru 91 %. Sisanya 9 % belum, termasuk mereka dari kalangan pelajar.

Daenuri menimpali selesai dari SMAN II, petugas akan berpindah ke SMAN I Rembang. Begitu sekolah selesai, akan dilanjutkan menyisir kompleks pondok pesantren. Ia berharap kepada para siswa yang sudah berusia 16 – 17 tahun, bisa memanfaatkan kesempatan kunjungan ke sekolah sekolah ini. Akan lebih baik siswa membawa kartu keluarga, supaya pencocokan data lebih cepat. Ketika berada di SMAN II, kebanyakan siswa belum membawa kartu keluarga (KK).

Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil menyerukan masyarakat kabupaten Rembang, untuk segera melakukan perekaman data e KTP, paling lambat sebelum tanggal 14 Oktober 2013. Setelah tanggal itu, belum bisa dipastikan bagaimana prosedur perekaman.

Yang pasti mulai awal tahun 2014, KTP elektronik sudah resmi berlaku ditingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *