Flash News
No posts found

Toko Milik Polisi Hancur, Sopir Bersumpah

Polisi mengecek lokasi kecelakaan.

Polisi mengecek lokasi kecelakaan.

Rembang – Sebuah rumah milik anggota polisi di Rembang diseruduk truk, Rabu siang (28 Agustus 2013). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Truk bermuatan pasir bernomor polisi K 1361 HD itu mengalami kecelakaan di pinggir jalan raya Rembang – Blora, dusun Mbesi desa Kedungrejo Rembang. Bodi truk ringsek, bahkan dua ban belakang terlepas.

Truk dikemudikan Sutejo (24 tahun) warga desa Arummanis Kec. Jaken Pati. Awalnya truk melaju dari arah selatan, tiba tiba masuk menerobos lahan tebu, hingga akhirnya menghantam rumah bagian depan milik Ahmad Arwan (42 tahun), seorang anggota Polsek Pamotan.

Bangunan yang rata dengan tanah merupakan toko dan kios bensin. Ahmad Arwan mengatakan biasanya kalau siang anak dan isterinya berada di dalam toko. Beruntung saat kejadian, mereka tengah istirahat di dalam kamar. Begitu terdengar suara benturan keras, ia sekeluarga langsung mengecek ke depan rumah, ternyata sudah porak poranda.

Sang isteri, Beni Waluyoningsih mengaku bersyukur selamat dari maut. Andai saja berada di dalam toko, ia tak sanggup membayangkan bagaimana kondisinya.

Seluruh barang dagangan, termasuk sejumlah peralatan elektronik rusak. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian sekira Rp 75 juta. Keluarga Ahmad Arwan hanya berharap sopir mau bertanggung jawab.

Sopir truk, Sutejo kepada polisi beralasan stang kemudi mendadak sulit digerakkan, sehingga truk meluncur kencang tidak terkendali. Berulang kali ia bersumpah tidak mengantuk.

Namun hasil olah tempat kejadian perkara Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Sugino bersama sejumlah anggotanya menunjukkan kemudi truk normal dan tidak menemukan sedikitpun bekas pengereman. Polisi menduga kecelakaan disebabkan karena sopir truk mengantuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *