Flash News
No posts found

Warga Sering Menyepelekan, Dalam Semalam Dua Amblas

TKP Curanmor di sekitar rumah bos Az Zahra.

TKP Curanmor di sekitar rumah bos Az Zahra.

Korban pencurian, Susanto melapor ke Polsek Rembang Kota, Kamis pagi.

Korban pencurian, Susanto melapor ke Polsek Rembang Kota, Kamis pagi.

Rembang – Pencurian sepeda motor di wilayah kecamatan Rembang Kota semakin merajalela. Dalam semalam, dua unit sepeda motor amblas digondol pelaku pencuri. Peristiwa pertama Rabu malam, pencurian sepeda motor terjadi di depan rumah Hengki, pengusaha sayur dan buah Az Zahra, warga kompleks perumahan Sumber Mukti Indah Sumberejo Rembang. Motor hilang jenis Yamaha Vega R K 2650 DM, milik Ruhanto, warga desa Glebeg Kec. Sulang. Sehari hari Ruhanto bekerja di kediaman Hengki.

Salah satu saksi di TKP, Supari menceritakan waktu itu dirinya bersama Ruhanto dan pekerja lain sibuk membongkar muatan sayur dan buah dari atas truk ke dalam rumah. Ada tiga sepeda motor berjajar di depan rumah, yang dicuri pelaku hanya satu, Yamaha Vega R, lantaran tidak dikunci stang.

Sebelum kejadian, Supari sempat curiga terhadap gerak gerik tiga orang naik sepeda motor. Mereka hilir mudik, sambil mengawasi situasi. Namun sama sekali ia tidak menyangka, pelaku akan melakukan aksi pencurian.

Kemudian peristiwa ke dua, menimpa Susanto (48 tahun), seorang pegawai negeri sipil, juga warga desa Sumberejo Rembang. Namun lokasi pencurian berlangsung di kantor veteran anggota TNI, sebelah utara Samsat Rembang, Kamis (29 Agustus 2013) sekira pukul 01.00 dini hari.

Susanto kebetulan tengah sibuk di dalam kantor. Saat akan pulang, tiba tiba mengetahui motornya jenis Supra Fit K 6057 ZD sudah raib. Dua kasus Curanmor tersebut, telah dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta menghimbau masyarakat lebih waspada, karena cenderung warga menganggap sepele, ketika memarkir sepeda motor. Kalau ditinggal begitu saja tanpa pengawasan, maka akan sangat mudah menjadi sasaran pelaku pencuri.

AKP Suhaendi Tirta menambahkan pihaknya akan melakukan sejumlah langkah, untuk menyelidiki jaringan pelaku Curanmor yang disinyalir adalah komplotan profesional. Polisi sangat butuh informasi dari masyarakat, agar pelaku cepat tertangkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *