Flash News
No posts found

DKK Selidiki Penyebaran Virus

Petugas juru pemantau jentik memeriksa bak kamar mandi seorang warga di Kelurahan Leteh Rembang.

Petugas juru pemantau jentik memeriksa bak kamar mandi seorang warga di Kelurahan Leteh Rembang.

Rembang – Wabah penyakit cikungunya menghantui kawasan dalam kota Rembang. Seorang penderita dinyatakan positif, yakni Galih Charly Firmansyah (11 tahun), warga Kelurahan Leteh yang tercatat bersekolah di SMPN 5 Rembang. Sedangkan enam orang warga lainnya masih diduga terkena cikungunya atau suspect.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, Ali Syofii mengatakan cikungunya ditandai gejala demam tinggi, pusing kepala dan merasakan ngilu pada persendian, bahkan kerap pula penderita lumpuh. Tapi pihaknya menghimbau masyarakat jangan cemas berlebihan, karena hal itu bersifat sementara. Setelah mendapatkan penanganan medis dan mengkonsumsi obat, kondisi penderita akan kembali pulih.

Ali Syofii menambahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, hari Jumat (30 Agustus 2013) masih melakukan penyelidikan apakah penularan virus cikungunya kali pertama terjadi di lingkungan perkampungan kelurahan Leteh atau di sekitar sekolah SMPN 5. Kalau sudah ada data pasti, instansinya siap melakukan fogging atau pengasapan.

Tetapi alangkah baiknya masyarakat maupun pihak sekolah rutin mengadakan pemberantasan sarang nyamuk secara massal, karena upaya tersebut lebih efektif. Penyebab cikungunya hampir sama seperti demam berdarah, dipicu oleh gigitan nyamuk aedes aygepti.

Sementara itu, Joko, warga Kelurahan Leteh Rembang menganggap kesadaran masyarakat baru tergugah, kalau sudah ada kejadian seperti ini. Joko yakin kalau setiap rumah tangga biasa menguras bak penampungan air minimal seminggu sekali, akan mengurangi dampak serangan nyamuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *