Flash News
No posts found

Terima Bagi Hasil, KUD Diminta Transparan

Basket ikan bantuan pemerintah.

Basket ikan bantuan pemerintah.

Rembang – Nasib 1.800 an basket (tempat untuk menampung ikan) bantuan dari pemerintah yang lama tersimpan di koperasi unit desa KUD Saroyo Mino Tasikagung Rembang, akhirnya menjadi jelas.

Setelah lama menganggur karena terjadi tarik ulur penerima bantuan, basket tersebut dilimpahkan kepada paguyuban pengelola basket untuk dikelola, tetapi harus memberikan bagi hasil kepada pihak KUD Saroyo Mino. Penyewaan satu basket yang berlaku di Pelabuhan Tasikagung Rembang, tarifnya Rp 2 ribu. Rinciannya Rp 500 untuk KUD, Rp 500 bagi paguyuban, Rp 700 upah pekerja bongkar muat ikan, sedangkan Rp 300 untuk upah pekerja yang membantu menyiapkan perbekalan kapal nelayan.

Budi Wahono, seorang anggota paguyuban pengelola basket di TPI Tasikagung menuturkan basket bantuan pemerintah tersebut dibagi ke 8 kelompok anggota paguyuban, masing masing menerima 225 buah. Basket baru boleh digunakan, apabila basket milik paguyuban habis.

Karena kebetulan beberapa hari terakhir ini, cuaca buruk dan ombak tinggi, membuat banyak kapal nelayan asal Rembang bersandar sementara di pinggir pulau perairan Laut Jawa. Akibatnya persewaan basketpun menurun. Basket bantuan pemerintah, belum banyak yang dimanfaatkan.

Ketua KUD Saroyo Mino Tasikagung Rembang, Gunadi menyatakan penyetoran uang sewa basket seminggu sekali. Uang akan menjadi salah satu sumber pemasukan KUD, diharapkan kelak bisa untuk meningkatkan kesejahteraan anggota nelayan.

Sejumlah nelayan Tasikagung berharap pengurus KUD mengoptimalkan pendapatan baru itu. Apalagi kalau cuaca di tengah laut bersahabat dan harga ikan naik, pasti persewaan basket akan laku keras. Jika semua basket keluar, maka dalam sekali pakai mampu meraup Rp 900 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *