Flash News
No posts found

Tewas Di Tengah Laut, Penyebab ?

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono.

Rembang – Seorang nelayan tewas saat melaut mencari ikan, diduga karena memaksakan diri, meski sakit parah. Korban yakni Slamet (60 tahun), warga Kelurahan Tanjungsari Rembang, salah satu anak buah kapal KM Rezeki Bahari.

Slamet diketahui sudah meninggal dunia, Jumat siang. Juru mudi kapal seketika langsung memutuskan pulang dan baru pada Sabtu pagi (31 Agustus 2013), jenazahnya tiba di dermaga pelabuhan Tasikagung.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono menjelaskan sesuai hasil pemeriksaan petugas medis, korban menderita sakit hernia parah. Sebenarnya sejak akan berangkat melaut, yang bersangkutan sempat berkeluh kesah. Mungkin karena desakan ekonomi, sehingga Slamet tetap nekat ikut mencari ikan. Usai visum, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan Sabtu siang.

Letda Hartono mengakui ombak besar disertai angin kencang di Laut Jawa selama seminggu terakhir, mengakibatkan kondisi fisik sebagian besar nelayan menurun. Mereka terpaksa labuh jangkar ke sejumlah pulau, seperti Pulau Karamean dan Bawean. Jangankan istirahat, nelayan akan makan saja tidak bisa leluasa. Hal itu terpantau melalui radio komunikasi Pos Angkatan Laut.

Ia menghimbau nelayan jangan nekat. Begitu melihat situasi ombak belum memungkinkan, sebaiknya jangan berangkat melaut dulu. Termasuk kalau tubuh sakit, disarankan beristirahat untuk memulihkan stamina. Pasalnya, beberapa kali nelayan asal kabupaten Rembang menghembuskan nafas terakhir, saat berada di atas kapal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *