Flash News
No posts found

Pekerja Resah, Meski Rekomendasi BLH Tidak Perlu Tutup

Pekerja PT Holi Mina Jaya memproduksi surimi, hasil olahan ikan laut. Surimi dikirim ke berbagai negara.

Pekerja PT Holi Mina Jaya memproduksi surimi, hasil olahan ikan laut. Surimi dikirim ke berbagai negara.

Sluke – Sejumlah pekerja pabrik pengolahan hasil laut PT Holi Mina Jaya di desa Sendangmulyo Kec. Sluke mulai resah, terkait penghentian operasional pabrik, setelah pembuangan limbah ke laut menjadi sorotan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah.

Yustin, warga desa Sluke Kec. Sluke mengaku takut kalau dirinya ikut diberhentikan. Padahal untuk mencari pekerjaan di wilayah Sluke sangat susah.

Hal senada diungkapkan Fitriyah, pekerja PT Holi Mina jaya asal desa Plawangan Kec. Kragan. Ia sudah 3,5 tahun bekerja di bagian pengepakan barang, kalau kemudian harus menganggur, Fitriyah tak tahu lagi, bagaimana caranya mencari penghasilan, untuk membantu ekonomi keluarga.

Wanita berparas ayu ini berpendapat, limbah PT Holi Mina Jaya tidak membahayakan laut, karena sudah melewati proses penyaringan. Salah satu indikatornya, di dekat pipa pembuangan limbah, justru banyak sekali ikan, sehingga ramai para pemancing.

Perwakilan PT Holi Mina Jaya Sendangmulyo Kec. Sluke, Fredi Yuwono mengatakan dari total 650 an pekerja, sementara yang masih masuk tidak menentu. Rata rata 50 an orang setiap hari, menyesuaikan bahan baku. Ia mengakui rekomendasi yang ditandatangani Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Agus Sriyanto membuatnya harus berkonsentrasi memperbaiki instalasi, sekaligus menambah kapasitas pengolahan air limbah. Lalu kapan aktivitas pabrik normal kembali? Fredi belum bisa memastikan.

Fredi Yuwono menambahkan pihaknya juga mengadakan uji sample air limbah secara mandiri, dengan menggandeng PT Sucofindo. Diharapkan muncul data pembanding, guna memperkuat apakah tuduhan pencemaran, benar benar akurat atau tidak. Sampai hari Minggu (01 September 2013), hasil laboratorium PT Sucofindo belum keluar.

Semula berdasarkan pengecekan BLH Provinsi Jawa Tengah, limbah PT Holi Mina Jaya melampaui baku mutu air limbah. BLH hanya meminta penataan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sama sekali tidak ada ketentuan harus menutup pabrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *