Flash News
No posts found

Warga Desak Perubahan Status

Kades Pandean Kec. Rembang Kota, Kaseri saat sibuk beraktivitas di Balai Desa.

Kades Pandean Kec. Rembang Kota, Kaseri saat sibuk beraktivitas di Balai Desa.

Rembang – Warga desa Pandean Kec. Rembang Kota mulai resah, menyusul masa jabatan kepala desa Pandean, Kaseri akan berakhir pada hari Kamis, tanggal 12 September 2013.

Kaseri sudah dua kali periode menduduki kursi Kades, sehingga tidak bisa mencalonkan diri lagi. Kecemasan muncul, gara gara desa Pandean sejak dulu mempunyai pengalaman selalu sulit mendapatkan calon kepala desa. Selain tanggung jawabnya besar, ketiadaan bengkok atau tanah garapan, membuat warga enggan maju.

Belakangan sejumlah warga mendesak pemerintah kabupaten untuk merubah status desa Pandean menjadi kelurahan saja. Kursi jabatan lurah dan seluruh stafnya, langsung ditentukan oleh Pemkab.

Seorang warga desa Pandean, Mohammad Sofyan sangat mendukung apabila Pandean menjadi kelurahan. Apalagi kondisi geografis Pandean berada di pusat kota, dekat alun alun. Tetapi kalau masih tetap dipertahankan sebagai desa, ia khawatir terjadi kekosongan pimpinan. Mohammad Sofyan menimpali sejauh ini, belum ada satupun bakal calon siap untuk mencalonkan diri.

Sama seperti Pilkades lalu, kala itu Kaseri maju seorang diri, setelah berulang kali didorong masyarakat. Bahkan warga sempat “urunan” dana, untuk meringankan beban calon, yang penting Kades segera terisi. Kondisi ini memang berbeda jauh dibandingkan dengan desa desa pada umumnya, kursi Kades kerap jadi rebutan, bahkan tak jarang calon rela mengeluarkan dana sampai ratusan juta rupiah, untuk menggalang pemilih.

Kepala desa Pandean, Kaseri menyatakan secara pribadi setuju desanya ditetapkan menjadi Kelurahan, seiring perkembangan wilayah. Tapi ia mempertanyakan bagaimana nasib sejumlah perangkat desa, apakah akan tetap dipekerjakan berstatus tenaga honorer daerah atau diberhentikan dengan memberikan uang pesangon ? Menurutnya selama ini Kades dan perangkat desa sebatas menggantungkan uang tunjangan dari Pemkab, antara Rp 350 – 500 ribu per bulan.

Kaseri menimpali modal paling penting adalah niat tulus mengabdi kepada desa. Dengan begitu, penerusnya kelak akan mampu bekerja lebih baik.

Di kabupaten Rembang, terdapat tujuh kelurahan, masing masing Kelurahan Kutoharjo, Sidowayah, Tanjungsari, Pacar, Magersari, Gegunung Kulon dan Leteh, semua berada di lingkup kecamatan Rembang Kota.

Sekretaris Kecamatan Rembang Kota, Sofyan mengaku belum pernah ada pembahasan rencana perubahan status desa Pandean menjadi Kelurahan. Kalau masyarakat setempat mewacanakan hal itu, sah sah saja, tetapi keputusan akhir berada di tangan Pemkab Rembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *