Flash News
No posts found

Siap Usulkan, Tambahan Bantuan Jirigen

Salah satu contoh bantuan jirigen dari BNPB yang diterima kabupaten Rembang.

Salah satu contoh bantuan jirigen dari BNPB yang diterima kabupaten Rembang.

Rembang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang menyiapkan sejumlah langkah, untuk mengantisipasi bencana kekeringan tahun ini.

Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik BPBD Rembang, Harjono menjelaskan kalau data desa desa yang mengalami kekeringan sudah diterima, pihaknya akan langsung meneruskan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sampai hari Selasa (03 September 2013), baru desa Pranti Kec. Sulang yang melaporkan ancaman kekeringan.

Memang berdasarkan ramalan Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika BMKG, musim kemarau akan berakhir sampai bulan Oktober mendatang. Artinya lebih pendek dibandingkan tahun lalu. Namun harus tetap diwaspadai kemarau bertambah panjang, karena yang namanya cuaca, bisa saja cepat berubah.

Harjono menimpali kepedulian pemerintah pusat melalui BNPB cukup membantu meringankan beban masyarakat, selama kemarau tahun 2012 silam. Kala itu mereka membantu 436 tangki air bersih senilai Rp 69.760.000 dan 1.950 buah jirigen, yang disalurkan ke 102 desa. Khusus bantuan jirigen, warga di pelosok pedesaan memerlukannya untuk ngangsu mencari air dan memperbanyak tandon air.

Apabila tahun ini mendapatkan lagi, BPBD akan segera menyerahkan langsung kepada desa desa rawan kekeringan. Sedangkan droping air bersih, biasanya menyesuaikan jadwal yang dibuat Bagian Kesra Pemkab.

Jika melihat data penerima jirigen, kekeringan hampir merata di seluruh kecamatan. Paling banyak desa yang menghadapi masalah kesulitan air bersih, seperti kecamatan Kragan, Sedan, Kaliori, Sulang, Sumber dan Pamotan. Di kecamatan Sale, relatif lebih aman. Kala itu yang menerima bantuan jirigen, hanya desa Rendeng saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *