Flash News
No posts found

Area Bendungan Diakui Hak Pribadi

Bendungan Kedungsapen desa Jatihadi, usai dikeruk.

Bendungan Kedungsapen desa Jatihadi, usai dikeruk.

Sumber – Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sambongrejo di desa Jatihadi Kec. Sumber menyayangkan pengerukan bendungan Kedungsapen desa Jatihadi yang tidak maksimal.

Pengerukan sebelah timur bendungan, panjangnya kurang dari 100 meter, sehingga dianggap percuma.

Markum, ketua P3A Sambongrejo desa Jatihadi menuturkan melihat kondisinya seperti itu, maka area bendungan tidak akan bertahan lama. Satu atau dua tahun kemudian akan cepat dangkal. Apalagi kalau curah hujan meningkat. Pihaknya pernah mengusulkan kepada pemerintah, supaya pengerukan aliran sungai menuju bendung, sepanjang 2 – 3 kilo meter. Selain memperbanyak tampungan air, langkah tersebut akan lebih efektif.

Petani lain di desa Jatihadi Kec. Sumber, Suparlan mengatakan pendangkalan bendungan, selalu memunculkan masalah baru. Ketika kanan kiri area bendung tertutup tanah, dimanfaatkan oleh petani untuk menanam padi dan palawija. Bahkan karena lama tidak diurusi, tanah tersebut ada pula yang diakui menjadi hak pribadi. Menurutnya solusi terbaik dengan memperpanjang pengerukan.

Suparlan pernah menyampaikan masalah tersebut kepada konsultan dan pelaksana proyek, harapannya tahun depan bisa ditindaklanjuti.

Penjaga pintu air bendungan Kedungsapen, Rasimin menjelaskan tahun ini digelontorkan dana Rp 2 miliar lebih, dari Balai Besar Sungai BBS Pemali – Juwana. Tidak hanya mengeruk bendungan saja, tetapi dana digunakan menormalisasi saluran irigasi yang bocor, dari desa Jatihadi sampai dengan desa Sekarsari Kec. Sumber, kemudian membuat jembatan dan gorong rorong penampung lumpur.

Hari Jumat (06 September 2013), pengerjaan proyek masih terus berlangsung. Meski tidak memenuhi seluruh aspirasi petani, namun pihaknya menganggap perhatian pemerintah, tetap harus disyukuri.

Dengan penataan saluran irigasi, diharapkan air akan lebih lancar menuju lahan pertanian di kecamatan Sumber dan kecamatan Kaliori. Target untuk mengairi sawah hampir 1.350 hektar, bisa tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *