Flash News
No posts found

Terlalu Filosofis, Banyak Pengunjung Tidak Paham

Salah satu penggalan kalimat yang pernah ditulis RA Kartini.

Salah satu penggalan kalimat yang pernah ditulis RA Kartini.

Rembang – Kata kata mutiara yang berada di ruangan khusus Museum RA Kartini Rembang, dinilai sulit dipahami untuk semua kalangan. Kata mutiara tersebut adalah peninggalan RA Kartini, aslinya berbahasa Belanda, kemudian diterjemahkan dengan Bahasa Indonesia.

Seorang pemerhati sejarah, Abdullah menuturkan pengunjung Museum RA Kartini di bekas pendopo kabupaten berasal dari segmen yang beragam. Mulai anak anak, orang tua bahkan wisatawan mancanegara. Pria asal Lasem ini menganggap banyak kalimat filosofis, sulit dimengerti masyarakat umum, apalagi anak anak, padahal mereka diharapkan kelak bisa meneruskan perjuangan tokoh pahlawan emansipasi wanita.

Menurut Abdullah terjemahan asli, sah sah saja dipamerkan kepada wisatawan. Tetapi akan lebih baik instansi terkait, juga membuat makna kata mutiara, dengan menggunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga semangat ajaran positif RA Kartini dapat ditularkan, terutama bagi generasi muda.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kab. Rembang, Sunarto mengatakan kata mutiara itu merupakan bagian surat yang pernah ditulis RA Kartini semasa hidup. Penerjemahannya saja melalui proses panjang, melibatkan tim ahli dari Semarang. Tentu pihaknya tidak bisa sembarangan merubah. Tetapi ia menghargai usulan masyarakat.

Sunarto menambahkan tahun 2014 rencananya Museum RA Kartini akan kembali memperoleh kucuran dana Rp 400 juta dari tingkat provinsi Jawa Tengah, untuk melengkapi sarana museum. Digunakan apa, pejabat asal Sale tersebut belum tahu persis.

Penataan saat ini terus berlangsung. Ia berharap keberadaan Museum RA Kartini menjadi obyek wisata unggulan di kabupaten Rembang. Bahkan sekarang lebih bagus, dibandingkan museum Kartini di Jepara.

1 Komentar

  1. abdullah padepokan sambua

    Trimakasih atas penayangan usulan saya tsb. Adapun salah satu contoh kata-kata mutiara kartini yang perlu ditambahkan di museum kartini sbb:“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *