Flash News
No posts found

Warga Khawatir, Pengawasan Kendor

Eko Pulung, salah satu anggota Panwaslu yang ikut seleksi calon komisioner KPU Rembang.

Eko Pulung, salah satu anggota Panwaslu yang ikut seleksi calon komisioner KPU Rembang.

Rembang – Sejumlah kalangan khawatir tahapan Pemlu 2014, seperti pendataan pemilih dan kampanye calon legislatif akan minim pengawasan, setelah dua orang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kab. Rembang, ikut seleksi calon komisioner komisi pemilihan umum KPU tingkat kabupaten. Keduanya yakni Minanus Suud, warga desa Kabongan Lor Rembang dan Eko Pulung, warga Perumahan Puri Mondoteko Rembang.

Sunarto, seorang pemilih warga desa Bulu Kec. Bulu menilai aturan anggota Panwaslu boleh mendaftarkan diri dalam seleksi komisioner KPU, termasuk lucu. Ia mengibaratkan sebuah anak panah yang dilepaskan dari busur, akan menancap pada satu sasaran. Tidak mungkin terpecah ke dua sasaran berbeda. Sama halnya Panwaslu, bertugas mengawasi tahapan Pemilu, akan lebih baik fokus pada satu pekerjaan, tanpa harus melirik pekerjaan lain, apalagi sebagai penyelenggara.

Sekarang ini gaung Pemilu 2014 mulai menghangat. Atribut calon legislatif sudah banyak bertebaran. Bahkan pemasangannya sering ngawur. Sama sekali belum ada penertiban, Sunartopun menduga karena pengawasan Panwaslu kurang greget.

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho membantah pengawasan terhadap tahapan Pemilu 2014 menjadi kendor, gara gara dua anggotanya ikut seleksi komisioner KPU Kab. Rembang.

Menurut Mukhlis, aturan memang membolehkan, sehingga ia tidak kuasa melarang. Minanus Suud dan Eko Pulung, sementara dibebastugaskan selama proses seleksi berjalan. Sedangkan fungsi pengawasan dipegang oleh Sekretariat Panwaslu.

Mukhlis Ridho menambahkan terkait penertiban atribut Caleg, Panwaslu perlu berkoordinasi dengan Satpol PP.

Pihaknya juga membuka diri apabila ada laporan masyarakat. Semisal kampanye terselubung, pemasangan atribut membahayakan pengguna jalan atau masalah pemilih, Panwaslu siap menindaklanjuti. Peran warga sangat dibutuhkan, agar fungsi pengawasan Panwaslu lebih maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *