Flash News
No posts found

Teror Mengancam, Asuransi Mulai Tahun Depan

Kepala Bagian Sumber Daya Polres Rembang, Kompol Wiyanto.

Kepala Bagian Sumber Daya Polres Rembang, Kompol Wiyanto.

Rembang – Anggota polisi di Rembang belum mempunyai asuransi kesehatan yang mumpuni, padahal kerja aparat cukup beresiko, apalagi belakangan aksi teror cenderung meningkat. Nyawa anggota polisipun kian terancam.

Kepala Bagian Sumber Daya Polres Rembang, Kompol Wiyanto menjelaskan jumlah anggota Polres Rembang sebanyak 658 orang. Mereka selama ini masih mengikuti program Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Hanya saja asuransi kesehatan, belum memiliki secara khusus. Kalau ada anggota atau keluarga yang sakit, biaya pengobatan ditanggung sendiri. Baru kemudian semua kwitansi pembayaran dikirimkan ke Bidang Dokter Kesehatan Polda Jawa Tengah, untuk mendapatkan penggantian uang, meski tidak seluruhnya.

Kompol Wiyanto menambahkan mulai bulan Januari 2014, rencananya semua anggota Polri akan mengikuti asuransi Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. BPJS merupakan institusi baru, hasil peleburan PT Askes. Pihaknya sudah menerima sosialisasi, terkait masalah tersebut. Yang jelas akan ada pemotongan gaji, tetapi berapa nominalnya setiap bulan, ia belum mengetahui pasti.

Dalam beberapa hari terakhir, Polres Rembang meminta kepada anggota mengumpulkan foto copyan kartu tanda penduduk KTP dan kartu keluarga. Ada banyak keperluan yang harus diurus, termasuk persiapan asuransi BPJS.

Kompol Wiyanto berharap melalui asuransi kesehatan, memudahkan anggota polisi berserta keluarganya, ketika akan berobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *