Flash News
No posts found

“Sudah Tidak Zamannya, Nyaleg Setor Duit…”

Mohammad Arwani Thomafi (kiri), saat talkshow di Radio R2B, belum lama ini. Topiknya tentang menumbuhkan partisipasi anak muda di dunia politik.

Mohammad Arwani Thomafi (kiri), saat talkshow di Radio R2B, belum lama ini. Topiknya tentang menumbuhkan partisipasi anak muda di dunia politik.

Rembang – Banyaknya oknum anggota DPR terjerat kasus dugaan korupsi, disinyalir menjadi salah satu pemicu minat kawula muda untuk terjun ke dunia politik, masih rendah. Belakangan politikus didominasi kalangan tua, diatas usia 50 tahun.

Anggota DPR asal desa Soditan Kec. Lasem, Mohammad Arwani Thomafi mengaku prihatin atas fenomena tersebut. Menurutnya partisipasi kaum muda harus terus didorong, karena proses regenerasi jangan sampai terputus.

Untuk membentengi diri dari kasus korupsi, Arwani berpendapat ada dua cara yakni membiasakan hidup sederhana, sehingga tidak berlebihan dalam menjalani rutinitas sehari hari. Selain itu mengingat kembali kepercayaan yang dibebankan oleh massa konstituen. Tentu kedepan masih berharap terpilih lagi, maka sebagai wakil rakyat semestinya mampu menjaga amanah. Sekali saja tersandung kasus korupsi, pemilih pasti akan berpindah ke figur calon lain.

Mohammad Arwani Thomafi menimpali proses rekrutmen calon legislatif sekarang lebih terbuka. Anak anak muda bisa memanfaatkan kesempatan ini, mengawali terjun ke gelanggang politik.

Sudah tidak zamannya lagi mendaftar Caleg, wajib setor uang dulu. Cara semacam itu, juga rawan membuat seseorang korup, ketika menjabat. Ia sangat menyesalkan jika masih ada oknum menarik pungutan. Justru sukses tidaknya Pemilu 2014, juga terletak pada bangunan politik yang ditata masing masing partai politik. Manakala masyarakat mempunyai banyak alternatif pilihan Caleg, kemudian cocok di hati dan mau datang ke tempat pemungutan suara TPS untuk mencoblos tanpa iming iming uang, hal itu merupakan indikator kesuksesan sebuah pesta demokrasi.

Arwani yang duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI membidangi masalah perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal ini menambahkan hampir setiap bulan pulang ke Lasem Rembang.

Dirinya menyusun agenda kerja kunjungan ke sekolah sekolah, bertemu langsung dengan para siswa, untuk memberikan pemahaman masalah politik. Sering kali Arwani menekankan bawa politik bukanlah sesuatu yang busuk. Kalau didasari niat pengabdian, politik bisa mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *