Flash News
No posts found

Jabatan Berakhir, Bengkok Kades Rawan Jadi Polemik

Gunari, Kasubag Pemerintahan Desa Pemkab Rembang.

Gunari, Kasubag Pemerintahan Desa Pemkab Rembang.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang meminta masalah bengkok atau lahan garapan kepala desa dibahas ditingkat desa, menyusul berakhirnya masa jabatan 239 kepala desa pada hari Kamis (12 September 2013). Saat ini masih cukup banyak lahan bengkok digarap oleh Kades, padahal mustinya begitu jabatan berakhir, bengkok juga harus diserahkan kepada desa.

Gunari, Kepala Sub Bagian Pemerintahan Desa Pemkab Rembang menuturkan melalui musyawarah akan muncul kesepakatan. Tapi sering kali kepala desa tetap diperbolehkan menggarap lahan, misalnya sampai selesai panen, sebagai bentuk penghormatan atas jasa jasanya memimpin desa. Semua mekanismenya diserahkan kepada desa, yang penting situasi tetap kondusif.

Gunari menambahkan Pemkab Rembang tidak ingin terlalu banyak mencampuri masalah tersebut. Pihaknya sebatas menyiapkan dana bantuan untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan digelar 12 – 14 November 2013. Besar kecilnya bantuan tergantung jumlah pemilih. Kalau pemilih dibawah 1.500 orang, desa akan memperoleh bantuan Rp 5,5 juta, jumlah pemilih antara 1.500 – 3.500 orang menerima Rp 6 juta, sedangkan pemilih diatas 3.500 orang akan diberi Rp 6,5 juta. Bantuan tersebut bisa untuk pengadaan surat suara, bilik suara, alat tulis panitia atau kebutuhan yang lain. Ia mempersilahkan dana dicairkan langsung melalui rekening desa, asalkan susunan kepanitiaan Pilkades dan rencana penggunaan anggaran sudah jadi.

Gunari membenarkan adanya kekhawatiran setelah ratusan Kades purna hari Kamis, akan terjadi kekosongan pemerintahan ditingkat desa.

Saat ini desa desa di 7 kecamatan telah mengajukan usulan penjabat atau PJ Kades. Tapi kalau mendesak, camat boleh saja menunjuk penjabat sementara dari perangkat desa setempat, supaya pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar, sambil menunggu Kades definitif terpilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *