Flash News
No posts found

“Terlalu Lama, Khawatir Tambah Musuh….”

AKBP Adhy Fandy Ariyanto beserta isteri.

AKBP Adhy Fandy Ariyanto beserta isteri.

Kapolres Rembang yang baru, AKBP Muhammad Kurniawan.

Kapolres Rembang yang baru, AKBP Muhammad Kurniawan.

Rembang – Mantan Kapolres Rembang, AKBP Adhy Fandy Ariyanto berusaha menahan air matanya, jangan sampai menetes, saat kegiatan pisah sambut di Pendopo Museum RA Kartini Rembang, Rabu malam (11 September 2013).

AKBP Adhy Fandy Ariyanto akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) di Kendari Sulawesi Tenggara, setelah menjadi Kapolres Rembang selama 2 tahun 6 bulan 11 hari. Penggantinya adalah AKBP Muhammad Kurniawan, sebelumnya menduduki Kepala Unit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

Diakhir memberikan salam perpisahan, AKBP Adhy Fandy Ariyanto mengungkapkan seandainya boleh memilih, tetap ingin bertahan di Rembang. Tapi jika terlalu lama, ia khawatir tidak bisa menambah teman, justru akan menambah musuh. Dengan suara bergetar, Adhy Fandy yang didampingi sang isteri, Ayu Adhy Fandy mohon pamit, sekaligus berpesan supaya masyarakat meningkatkan kepedulian untuk menjaga keamanan di lingkungannya masing masing.

Kapolres Rembang yang baru, AKBP Muhammad Kurniawan mengaku asli Pulau Selayar Sulawesi Selatan. Pria berusia 39 tahun ini mendapatkan ilmu dari pendahulunya, AKBP Adhy Fandy Ariyanto terkait bagaimana cara belajar singkat bahasa Jawa. Manakala tidak mengerti lebih baik diam, tetapi kalau ada orang tertawa, ikut tertawa saja.

Pria yang telah mempunyai dua anak tersebut memohon dukungan kepada masyarakat kabupaten Rembang. Ia membuka diri, untuk menerima kritik.

Kegiatan pisah sambut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Rembang, keluarga besar Polres, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sejumlah warga berharap Kapolres yang baru, nantinya akan lebih baik dalam memberikan perlindungan dan pengayoman. Ada sejumlah prioritas, diantaranya penanganan kejahatan jalanan dan kasus dugaan korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *