Flash News
No posts found

Bupati Minta Maaf, Nelayan Permasalahkan Batu

Pengurukan pantai di sebelah utara TPI Tasikagung Rembang terus berlangsung, Jumat pagi (13 September 2013).

Pengurukan pantai di sebelah utara TPI Tasikagung Rembang terus berlangsung, Jumat pagi (13 September 2013).

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang gagal membangun akses jalan di lokasi pengurukan kawasan tempat pelelangan ikan (TPI) Tasikagung pada tahun ini, karena pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Penataan jalan, termasuk saluran drainase, kemungkinan dilanjutkan tahun depan. Tetapi untuk proyek reklamasi atau pengurukan pantai ditargetkan selesai tahun ini.

Bupati Rembang, Moch. Salim menjelaskan pihaknya berupaya TPI Tasikagung kedepan menjadi pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia. Sekarang kapal usai melaut, langsung bisa bersandar guna melelangkan ikan, kemudian sarananya juga lebih lengkap. Ia minta maaf kalau pengurukan pantai sering membuat masyarakat mengeluh, karena jalan rusak dan polusi debu di sepanjang jalur yang dilewati armada truk.

Pengurukan pantai di utara TPI Tasikagung juga berdampak terhadap keamanan kapal. Hal itu disebabkan batu batu besar untuk menguruk, hanyut ke arah dermaga. Akibatnya sudah ada dua kapal pecah nyaris tenggelam, gara gara membentur batu. Purnomo, salah satu nelayan di desa Tasikagung berharap pelaksana proyek mengantisipasi, semisal disekat dengan paku bumi, supaya keberadaan batu tidak membahayakan kapal yang bersandar.

Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Rembang, Suparman berjanji akan menindaklanjuti keluhan nelayan. Bisa saja kalau kelak proyek selesai, batu yang tercecer ke dasar laut, diadakan pembersihan dengan alat berat. Menurutnya proyek pengurukan pantai diprediksi memakan waktu lama.

Saat ini panjangnya baru sekira 260 meter, padahal jika ingin merealisasikan semua rencana, termasuk tempat docking perbaikan kapal, paling tidak pengurukan harus mencapai 850 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *