Flash News
No posts found

Guru Resah, Nagih Kemeterian Agama

Seorang guru MI swasta di desa Dadapan Kec. Sedan sibuk mengajar.

Seorang guru MI swasta di desa Dadapan Kec. Sedan sibuk mengajar.

Rembang – Ratusan guru berstatus bukan pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Agama Kab. Rembang mempertanyakan tunjangan fungsional yang tidak kunjung cair.

Tunjangan fungsional dari anggaran pemerintah pusat itu, antara bulan Januari sampai dengan September 2013. Padahal biasanya tunjangan dibagikan menjelang Lebaran.

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Jamyatus Solihin desa Dadapan Kec. Sedan, Zuber Utsman menjelaskan di sekolahnya terdapat 6 orang guru yang memperoleh tunjangan fungsional tersebut. Ia beberapa kali menanyakan kepada Kementerian Agama, tetapi belakangan justru data guru dikembalikan lagi, untuk direvisi. Mustinya pemerintah lebih peka terhadap nasib guru non PNS di sekolah swasta, karena dengan gaji minim, namun tetap bersemangat menjalankan tugas.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kab. Rembang, Djasim menjelaskan pihaknya masih menunggu informasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Nanti dana akan langsung masuk rekening guru, ia sendiri berharap segera dicairkan.

Djasim mengaku tidak hafal jumlah penerima. Tetapi tahun ini ada tambahan kuota 25 orang, sehingga perkiraan semuanya sebanyak 223 orang. Setiap guru, berhak memperoleh tunjangan fungsional Rp 250 ribu per bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *