Flash News
No posts found

Meluas, Wabah Tebu Disabotase

Pekerja memanen tebu yang terbakar milik mantan Kades Kerep Kec. Sulang.

Pekerja memanen tebu yang terbakar milik mantan Kades Kerep Kec. Sulang.

Rembang – Lahan tebu milik kepala desa Kerep Kec. Sulang yang baru purna tugas, Sarmin Astono di lokasi turut tanah desa Turusgede Kec. Rembang Kota, Minggu malam terbakar. Muncul dugaan tebu siap panen tersebut juga dibakar.

Warga desa Turusgede Rembang yang dipercaya menjaga lahan tebu, Jiman mengaku enggan berspekulasi terkait penyebab kebakaran. Namun menurutnya peristiwa ini merupakan kali kedua, karena tiga hari sebelum kebakaran itu, tebu di sebelah timur milik sang kepala desa juga pernah terbakar.

Kebakaran lahan tebu tidak sampai meluas, setelah petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi, menyemprotkan air.

Senin pagi (16 September 2013), sembilan orang pekerja dikerahkan untuk memanen tebu.

Suyit, salah satu pekerja memperkirakan tebu yang terbakar sebanyak 2 rit truk. Tidak sampai sehari, sudah selesai dibabat.

Suyit menambahkan rencananya tebu akan dikirim ke PG Rendeng Kudus dan PG Pakis Pati. Tebu kalau sudah hangus terkena jilatan api, biasanya mengalami penurunan harga, dibandingkan tebu yang masih utuh, karena penurunan kadar gulanya mencapai 30 %.

Sebelum kejadian di lahan tebu milik mantan Kades Kerep Kec. Sulang, peristiwa serupa juga melanda lahan tebu milik mantan Kades Banyurib Kec. Gunem, Nono Suwarno, Minggu pagi. Nono meyakini tebunya dibakar, dugaan sementara gara gara niatnya kembali maju dalam Pilkades mendatang, memicu reaksi berlebihan. Dari kelompok mana ? ia enggan memperinci lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *