Flash News
No posts found

Pelaku Jadi Polisi Palsu, Korban Nekat Cabut Kunci

Siswa SMK Walisongo Kaliori.

Siswa SMK Walisongo Kaliori.

Kaliori – Berpura pura menjadi anggota polisi, enam orang pria mencegat seorang siswa SMK Walisongo desa Tasikharjo Kec. Kaliori. Berkat kesigapan siswa tersebut, ia lolos dari aksi perampasan sepeda motor.

Awalnya, David Sadika Rozib, siswa kelas X SMK Walisongo berangkat dari rumahnya di dusun Cering desa Mojowarno Kec. Kaliori. Di tengah jalur Pantura, tiba tiba ada enam orang pria berpakaian preman mengaku sebagai anggota polisi, tengah menggelar razia kendaraan.

Lantaran dituding salah, David ikut saja, ketika diboncengkan pelaku ke arah barat. Pelaku berdalih mengajaknya ke pos Lalu Lintas. Ketika mendekati Mapolsek Kaliori, David mulai merasa curiga bahwa pelaku bukan polisi. Ia nekat menarik kunci sepeda motornya dari jok belakang, setelah itu melompat. Lantaran panik, pelaku langsung kabur ke barat, dengan meninggalkan sepeda motor milik korban.

Lantaran menderita luka luka, David Sadika Rozib ditolong salah satu kakak kelasnya, Heriyanto yang kebetulan berada di dekat SPBU Kaliori. Heriyanto menjelaskan dirinya berinisiatif membawa korban ke rumah sakit Dr R Sutrasno Rembang, sekaligus menemani laporan ke polisi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Walisongo, Muhammad Haris Abdullah mengaku telah menyampaikan kepada para siswa, agar kalau berangkat maupun pulang sekolah bersama sama, untuk mengantisipasi aksi kejahatan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Sugino menghimbau masyarakat lebih waspada. Tiap kali operasi di jalan raya, anggota Lalu Lintas pasti mengenakan seragam, mengantongi surat tugas dan biasanya membawa mobil operasional. Kalau operasi gabungan bersama kesatuan lain, memungkinkan ada anggota berpakaian preman, tetapi yang bertugas menghentikan kendaraan, tetap saja anggota Lalu Lintas berseragam lengkap.

Sampai hari Kamis (19 September 2013), korban percobaan perampasan sepeda motor sudah pulang dari rumah sakit. Namun David Sadika Rozib belum masuk sekolah, karena masih trauma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *