Flash News
No posts found

Pembobolan Sekolah Menggila

Suasana TKP pencurian, di SMAN Pamotan.

Suasana TKP pencurian, di SMAN Pamotan.

Pamotan – Setelah sejumlah sekolah disatroni pencuri, kini giliran SMAN Pamotan yang diacak acak pelaku pencuri, Kamis dini hari (19 September 2013).

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh Fatkur, penjaga sekolah, sekira pukul 05.30 wib. Ketika akan membuang sampah, ia curiga ada bekas tempat CPU tergeletak di dekat lapangan bola volly, belakang sekolah. Setelah mengecek ruangan komputer, baru tahu ada aksi pencurian. Barang yang hilang adalah 20 buah CPU dan 9 LCD monitor komputer, dengan kerugian sekira Rp 52 juta.

Kepala Sekolah SMAN Pamotan, Pusmi Indiyati mengungkapkan pihaknya langsung melapor kepada aparat Polsek Pamotan. Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan tanda tanda kerusakan mencolok. Tralis jendela masih utuh. Pelaku diduga masuk lewat pintu, setelah mencongkel gembok. Memang agak janggal, tetapi dua orang penjaga sekolah mengaku sama sekali tidak mengetahui aksi tersebut.

Pusmi Indiyati menambahkan pencurian itu mengakibatkan kegiatan belajar mengajar siswa terganggu. Pihaknya berharap masyarakat ikut membantu memberikan informasi kepada kepolisian terdekat, seandainya mengetahui ada seseorang akan menjual CPU atau monitor, dengan gerak gerik mencurigakan.

Kapolsek Pamotan, AKP Kisworo menuturkan anggotanya bersama Tim Identifikasi Polres Rembang menggelar olah TKP. Ia belum bisa menyimpulkan pelaku dari kelompok mana, tetapi ada dugaan kuat mereka spesialis pembobol sekolah.

Apalagi modus pencurian hampir sama persis dan sudah cukup banyak sekolah yang menjadi korban. Serangkaian kasus sebelumnya menimpa SMPN 4 Pamotan, SMPN I Sulang, SMPN I Bulu, MTS Negeri Sulang, SMPN II Sedan. Khusus kasus di SMPN 4 Pamotan, polisi sudah meringkus pelaku. Hanya saja di TKP lain, sama sekali belum muncul titik terang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *