Flash News
No posts found

“Dari Awal Saja Tidak Peka, Apalagi Kalau Menjabat…”

Petugas Satpol PP Rembang saat penertiban atribut kampanye, baru baru ini.

Petugas Satpol PP Rembang saat penertiban atribut kampanye, baru baru ini.

Rembang – Masyarakat diminta jangan menertibkan sendiri atribut kampanye calon legislatif maupun partai politik, meski jengkel sekalipun, gara gara pemasangannya ngawur dan membahayakan pengguna jalan.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Pradja Kab. Rembang, Slamet Riyadi menjelaskan pihaknya berwenang mencopoti atribut kampanye yang melanggar, setelah memperoleh rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu.

Jadi sesuai aturan sudah dibagi kewenangan masing masing. Kalau kemudian warga nekat menertibkan, dikhawatirkan justru rawan memancing masalah baru. Bahkan bisa terjerat proses hukum.

Slamet Riyadi mengakui memang jumlah pelanggaran atribut kampanye sangat banyak. Mulai dipaku di pohon, terpasang melintang di jalan dan baliho kampanye Caleg. Untuk wilayah kecamatan Rembang Kota saja, upaya penertiban belum mampu menjangkau semua desa. Apalagi di pelosok kecamatan, hingga dusun dusun terpencil. Maka kecamatan harus ikut turun bersama dengan Panwascam setempat.

Sempat muncul tudingan Satpol PP masih tebang pilih, ia menegaskan bukan seperti itu. Jika kebetulan ada atribut melanggar belum ditertibkan, hanya karena soal waktu saja.

Komisioner Panwaslu Kab. Rembang, Eko Pulung mengatakan sering kali Caleg menyuruh seseorang memasang atribut kampanye, namun tidak diimbangi penjelasan tentang jenis jenis pelanggaran. Apabila dari awal saja tidak peduli, patut dipertanyakan bagaimana kepekaan mereka dalam membuat aturan, manakala menjabat sebagai anggota dewan.

1 Komentar

  1. BERTRAND

    ORA USAH DIPILIH SING DO KOYO NGONO,,!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *