Flash News
No posts found

Sarana Mencari Nafkah, Hancur Tak Tersisa

Salah satu perahu yang tenggelam.

Salah satu perahu yang tenggelam.

Sluke – Ombak besar menenggelamkan dua buah perahu di pinggir pantai desa Pangkalan Kec. Sluke, Kamis pagi (30 Januari 2014).

Dua perahu yang tengah bersandar tersebut, masing masing milik kepala desa Pangkalan, Sunardi dan Syakir. Perahunya Kades masih bisa diselamatkan, sedangkan perahu Syakir hancur berkeping keping, karena terbentur batu karang.

Suwarno, seorang warga desa Pangkalan Kec. Sluke mengaku masyarakat langsung bergotong royong menyelamatkan perahu. Mereka membawa tali tambang, untuk menarik bangkai perahu ke pinggir. Meski demikian, sewaktu waktu ancaman ombak besar masih mengkhawatirkan, apalagi jika bersamaan angin kencang, sehingga nelayan siaga memantau selama 24 jam.

Kepala Satuan Polisi Air Polres Rembang, Iptu Roy Irawan menjelaskan cuaca di Laut Jawa tidak menentu. Sebaiknya perahu ditambatkan lebih kuat, nelayan jangan melaut dulu. Bagaimanapun keselamatan nyawa menjadi yang terpenting.

Dalam peristiwa dua perahu tenggelam di desa Pangkalan, tak sampai menimbulkan korban. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta lebih. Kini Syakir bingung, setelah dirinya tidak mempunyai sarana untuk mencari nafkah. Perahu yang diandalkan, tak tersisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *