Flash News
No posts found

Antisipasi Terkatung Katung, Bayi Ditampung Jamkesda

Seorang ibu menggendong bayinya di jalan kampung desa Babaktulung Kec. Sarang. Karena belum masuk BPJS, bayi sementara dilayani program JKRS.

Seorang ibu menggendong bayinya di jalan kampung desa Babaktulung Kec. Sarang. Karena belum masuk BPJS, bayi sementara dilayani program JKRS.

Rembang – Apabila ada bayi lahir dari seorang ibu penerima program Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, tidak serta merta sang anak langsung masuk dalam program tersebut.

Karena biaya pengobatan belum ditanggung, maka pemerintah kabupaten Rembang sementara memasukkannya ke program Jaminan Kesehatan Rembang Sehat atau JKRS. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii, hari Jumat (31 Januari 2014). Ia meminta masyarakat jangan cemas. Begitu bayi sakit misalnya, tetap bisa memperoleh fasilitas kesehatan gratis.

Ali Syofii menambahkan JKRS yang merupakan program jaminan kesehatan daerah, baru akan menjadi satu dengan BPJS Kesehatan pada tahun 2016 mendatang. Sisa waktu yang ada sekarang, harus digunakan untuk melakukan pendataan, supaya data penerima benar benar akurat.

Jika mengacu data terbaru, pemegang kartu Jakmesmas yang secara otomatis masuk Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di kabupaten Rembang mencapai 357.687 ribu orang atau separuh lebih dari total jumlah penduduk. Sedangkan pemegang kartu JKRS sebanyak 74.406 orang.

1 Komentar

  1. adi

    nice picture… jempol 100 untuk pengambil gambarnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *