Flash News
No posts found

Pencurian Di GOR Menggila, Dulu Pintu Sekarang…

Beton tribun dihantam, kemudian baut diambil. Sebagian baut masih tersisa, kalau tidak cepat ditangani rawan menyusul hilang.

Beton tribun dihantam, kemudian baut diambil. Sebagian baut masih tersisa, kalau tidak cepat ditangani rawan menyusul hilang.

Rembang – Mangkrak bertahun tahun, ruangan dalam Gedung Olahraga (GOR) Mbesi Rembang, semakin memprihatinkan. Bahkan puluhan baut bekas bantalan kayu yang menancap di cor beton tribun penonton, kini marak menjadi sasaran pencurian.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu penjaga GOR Mbesi. Diduga pencuri beraksi pada malam hari. Kalau siang pasti tidak akan berani, karena masih sering ada warga sekitar dan penjaga datang menyambangi kawasan tersebut.

Seorang warga yang membuka counter HP di depan GOR Mbesi, Eko Subekti menuturkan saat malam hari, situasinya sangat gelap. Pelaku pencuri mengambil besi baut, ia tidak pernah memergoki. Tetapi jika pasangan muda mudi pacaran, hampir siang malam, datang silih berganti.

Kawasan GOR Mbesi merupakan tanggung jawab dua instansi. Untuk ruang terbuka hijau beserta lapangan golf ditangani oleh Badan Lingkungan Hidup, sedangkan khusus bangunan gedung olahraga, dipegang langsung Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga.

Terkait pencurian baut bekas bantalan kayu tribun, Kepala Dinbudparpora Kab. Rembang, Sunarto mengaku kesulitan mengantisipasi, karena kondisi lingkungan serba terbuka, sehingga siapapun bebas masuk. Semenjak gedung tidak terawat, pintu GOR yang hilang, belum ada rencana ditutup dengan pintu baru. Meski demikian ia berjanji akan segera mengecek laporan aksi pencurian.

Sementara itu Kepala Badan Lingkungan Hidup BLH Kab. Rembang, Purwadi Samsi berpendapat penanganan GOR membutuhkan kerja sama lintas instansi. Termasuk dari pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Rembang yang berencana menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat latihan terpadu berbagai cabang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *