Flash News
No posts found

Panwaslu Mencium Gelagat Sejumlah Oknum

Kepala desa di kabupaten Rembang, saat pelantikan beberapa waktu lalu.

Kepala desa di kabupaten Rembang, saat pelantikan beberapa waktu lalu.

Rembang – Panitia Pengawas Pemilu Kab. Rembang mencium dugaan adanya sejumlah oknum kepala desa tidak netral, menjelang Pemilu Legislatif 09 April 2014.

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho menjelaskan kali pertama pihaknya menerima informasi rumah oknum salah satu Kades di kecamatan Sedan, menjadi tempat perkumpulan warga. Rencananya akan berlangsung pertemuan, terkait pengarahan untuk memilih Caleg tertentu. Tetapi pihaknya cepat datang memantau, belakangan sebatas diisi kegiatan tahlil dan tidak ada unsur kampanye.

Mukhlis Ridho mengingatkan dalam Undang Undang Pemilu Legislatif, perangkat desa, kepala desa maupun pegawai negeri dilarang terlibat dalam pengerahan massa atau bahkan masuk tim kampanye, aktif menggalang pemilih.

Jika sampai terbukti melanggar, bisa terancam hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 12 juta. Maka mereka harus berhati hati menjaga sikap, lebih baik tetap fokus pada tugas pokok fungsi masing masing.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Desa Tasikharjo Kec. Kaliori, Sutono mengaku siap menjalankan aturan. Ia menegaskan rumahnya sendiri maupun balai desa, harus bersih dari kegiatan kampanye.

Sutono menambahkan sebagian besar kepala desa sudah mengetahui ketentuan larangan terlibat dalam politik praktis. Tentu Kades tidak bisa seenaknya, lebih lebih masyarakat sekarang semakin cerdas mengkritisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *