Flash News
No posts found

Tikus Merajalela, Racun Tak Tersentuh

Seorang petani di desa Kuangsan Kec. Kaliori memeriksa tanaman padinya.

Seorang petani di desa Kuangsan Kec. Kaliori memeriksa tanaman padinya.

Kaliori – Hama tikus dan wereng mengganas di areal persawahan sejumlah desa wilayah kecamatan Kaliori.

Tikus menyerang tanaman padi yang berumur rata rata dua bulan. Seperti di desa Gunungsari, Kuangsan, Banggi Petak dan sekitarnya.

Seorang petani warga desa Kuangsan Kec. Kaliori, Taswi mengatakan banyaknya tikus mengakibatkan batang tanaman rusak. Ia sempat menjebak dengan yuyu maupun racun, tapi tidak dimakan. Taswi kini bingung harus melakukan upaya apa lagi, sementara memilih pasrah, seraya berharap tingkat serangan akan menurun.

Hal senada diungkapkan Wagimin, petani desa Gunungsari Kec. Kaliori. Hama tikus merajalela dan dikhawatirkan meluas. Justru muncul keyakinan, ketika dipasangi racun, kawanan tikus akan lebih bersemangat merusak tanaman padi. Sampai sekarang belum ada gerakan massal, untuk melakukan pembasmian serentak. Jika dibiarkan, Wagimin memprediksi produksi gabah panen terancam anjlok.

Sementara itu di lahan pertanian desa Banggi Petak, tanda tanda serangan hama wereng membuat petani cemas. Mereka buru buru menyemprotkan obat pestisida, agar tidak bertambah parah.

Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kab. Rembang, Suratmin menjelaskan pihaknya sudah mengajukan bantuan obat pestisida kepada tingkat provinsi. Petugas di masing masing kecamatan juga diperintahkan menyusun jadwal kegiatan pengendalian hama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *