Flash News
No posts found

Jadi Perhatian, Data Jemaah Umroh Dan Zam Zam Palsu

Kasi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kemenag Rembang, Muhammad Athoillah Muslim.

Kasi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kemenag Rembang, Muhammad Athoillah Muslim.

Rembang – Peserta umroh dari kabupaten Rembang ke tanah suci Mekkah, selama ini sulit terdata. Pasalnya biro perjalanan ibadah umroh tidak pernah sekalipun memberikan tembusan surat kepada Kantor Kementerian Agama.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kab. Rembang, Muhammad Athoillah Muslim mengaku pihaknya berencana menyurati biro yang melayani umroh, supaya setidaknya memberikan data jemaah umroh, ketika akan berangkat menuju tanah suci. Memang tidak ada aturan yang mewajibkan, tetapi kedepan perlu perbaikan sistem.

Sementara terkait masalah pemalsuan air zam zam yang dibongkar Polda Jawa Tengah belum lama ini, Athoillah mengakui mulai menjadi bahan perbincangan hangat dikalangan peserta umroh dan calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini.

Athoillah membenarkan jirigen dan kemasan plastik air zam zam palsu dengan air zam zam asli, sangat sulit dibedakan. Apalagi jika jemaah terbiasa membeli air zam zam di tanah air, yang konon disebutkan berasal dari tanah suci. Terkadang jemaah ingin membawa lebih banyak air zam zam, karena jatah maksimal yang diperbolehkan otoritas penerbangan hanya 5 liter. Maka ia menyarankan air zam zam dipaketkan dari Mekkah ke Indonesia. Dulu dirinya pernah melakukan seperti itu, air zam zam satu paket dengan pakaian seberat 30 Kg, harus membayar sekira Rp 1,2 juta.

Athoillah menambahkan Kementerian Agama Kab. Rembang memasukkan tambahan materi sosialisasi, khusus masalah air zam zam agar jemaah tidak menjadi korban penipuan. Saat kegiatan manasik kelak, peristiwa terungkapnya air zam zam palsu pasti akan disinggung oleh para pembimbing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *