Flash News
No posts found

Maut Mengintai, Warga Nekat Bongkar Batu

Jenazah Kasdani saat masih berada di Puskesmas Pamotan.

Jenazah Kasdani saat masih berada di Puskesmas Pamotan.

Pamotan – Sejumlah warga nekat membongkar batu urukan di pinggir jalan raya dekat Koramil Pamotan. Pasalnya dianggap membahayakan, sehingga pengguna jalan rawan tergelincir. Jumat siang, seorang kakek tewas terlindas truk gandeng, setelah jatuh dari atas sepeda di jalur tersebut.

Sanusi, seorang warga dusun Tajen Pamotan mengatakan kondisi jalan sudah lama dibiarkan rusak. Tapi belakangan hanya ditambal dengan bongkahan batu tras, akibatnya lapisan jalan tidak rata. Warga berinisiatif meminggirkan batu ukuran besar, supaya tidak kembali memakan korban jiwa. Ia berharap pemerintah provinsi Jawa Tengah segera mengaspal jalan.

Sebelumnya, Jumat siang, Kasdani, usia sekira 80 tahun, warga desa Samaran Kec. Pamotan mengendarai sepeda onthel. Ketika melintasi bekas lubang yang diuruk batu, ia terjatuh. Tubuhnya terlindas truk gandeng yang berjalan searah. Kasdani tewas seketika dengan kondisi luka parah pada bagian kepala.

Seorang saksi di dekat lokasi kejadian, Endang Pujianti menuturkan peristiwa itu langsung menyedot perhatian masyarakat.

Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Pamotan. Baru pada Jumat sore dimakamkan di pemakaman umum desa Samaran. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan lima anak.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Iptu Muhammad Ismail menghimbau sopir kendaraan berat, termasuk truk gandeng, jangan melintasi jalan Lasem – Pamotan – Jatirogo, karena melanggar kelas jalan. Mereka diperbolehkan lewat, manakala jalur Pantura macet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *