Flash News
No posts found

Pedagang Curigai Keterlibatan Orang Dalam

Suasana los pakaian pasar kota Rembang ketika ramai pada siang hari.

Suasana los pakaian pasar kota Rembang ketika ramai pada siang hari.

Rembang – Sejumlah pedagang di pasar induk kota Rembang resah, terhadap ancaman pencurian yang mengincar barang dagangan mereka. Aksi pencurian terjadi pada malam hari, saat suasana pasar sepi.

Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan apakah tindakan tersebut juga melibatkan orang dalam, terutama oknum petugas penjaga malam. Ia beralasan kondisi pasar sudah tertutup, di berbagai akses masuk dilengkapi dengan pagar tinggi. Mustinya kalau pelaku masuk, membutuhkan tenaga ekstra. Jika memang tidak melibatkan orang dalam, menurutnya bisa saja penjaga lengah.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala UPT Pasar Kota Rembang, Faonzi menjelaskan kasus pencurian terakhir kali pada bulan Januari lalu di los pakaian Anggrek II. Pelaku membawa kabur celana jeans. Ia mengakui tenaga keamanan sangat kurang, saat ini hanya 6 orang, dibagi dalam tiga piket. Pihaknya sudah pernah mengusulkan tambahan personel kepada Disperindagkop Dan UMKM, tetapi belum disetujui.

Terkait dugaan orang dalam ikut bermain, Faonzi sulit memastikan. Kebetulan korban pencurian kemarin, masih bersaudara dengan petugas keamanan. Menurutnya kurang masuk akal, jika ada main mata dengan pelaku kejahatan.

Lebih lanjut Faonzi menghimbau supaya pedagang lebih waspada, termasuk rutin menggembok pintu tempat penyimpanan barang.

Paling tidak cara tersebut untuk menyulitkan pelaku. Disamping itu, penjaga malam diperintahkan memperbanyak patroli, terutama pada titik titik rawan, seperti kios Sembako, rokok dan los pakaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *