Flash News
No posts found

“Diatas Pukul 10 Malam, Saya Takut Lewat Jl Wahidin…”

Balapan liar di Rembang, tak kenal siang malam.

Balapan liar di Rembang, tak kenal siang malam.

Rembang – Aparat kepolisian akan menggencarkan razia balapan liar, terutama di sepanjang Jl Dr Wahidin Rembang yang menjadi tempat favorit aksi trek trekan pada malam Minggu.

Kaur Binops Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Iptu Haryanto mengatakan pihaknya perlu mengkaji ulang, cara ideal saat mengoperasi balapan liar, supaya aman dan mencapai target sasaran. Ia mencontohkan saat malam Minggu pekan lalu, hanya mengamankan 5 unit pengendara motor. Banyak peserta balapan liar melarikan diri, meski hampir setiap perempatan, dekat jembatan Karanggeneng dan Perempatan Jaeni telah dikepung. Mereka justru semakin berani memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, jika tetap dipaksakan ditangkap, rawan membahayakan keselamatan anggotanya.

Iptu Haryanto menambahkan sampai hari Senin (10 februari 2014), kelima unit sepeda motor masih ditahan di halaman Satlantas Polres Rembang. Pemilik baru boleh mengambil kendaraan, setelah proses persidangan di Pengadilan Negeri selesai. Orang tuanya juga dipanggil, karena polisi berharap mereka lebih peduli memperhatikan anak anak terhadap ancaman resiko balapan liar.

Sementara itu Sunarto, seorang warga kelurahan Sidowayah Rembang mendukung langkah kepolisian mengurangi balapan liar.

Ketika malam minggu diatas pukul 22.00 wib, ia sendiri enggan melintasi jalan Dr Wahidin, karena takut berpapasan dengan peserta balapan liar. Selain mengganggu pengguna jalan, trek trekan dikhawatirkan memakan korban jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *