Flash News
No posts found

Kerusakan Dipicu Jeruk Dan Semangka Busuk, Kok Bisa ?

Tiga kontainer sampah DPU Rembang antre diperbaiki oleh tukang las.

Tiga kontainer sampah DPU Rembang antre diperbaiki oleh tukang las.

Rembang – Sebagian besar bak kontainer sampah milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab. Rembang rusak berat.

Akibatnya pengangkutan sampah menjadi terhambat. Kalaupun masih bisa digunakan, sering kali sampah tercecer ke jalan, lantaran kondisi bak compang camping.

Senin pagi (10 Februari 2014) misalnya. Tiga buah kontainer sampah diperbaiki ke tukang las.

Kepala Seksi Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang, Sartono menuturkan bak kontainer cepat rusak, gara gara pengaruh sampah basah, seperti jeruk dan semangka busuk. Airnya kemudian mengenai besi kontainer, sehingga cepat berkarat. Meski ada perbaikan kontainer, namun pengangkutan sampah tetap berjalan.

Sartono menambahkan tahun 2013 lalu, pihaknya melakukan pengadaan 7 kontainer sampah baru dan tahun ini akan kembali ada peremajaan 4 unit. Setiap kontainer dianggarkan sekira Rp 30 juta, tentu harus menyesuaikan dengan kekuatan anggaran.

Bak baru untuk mengganti kontainer yang rusak. Sedangkan kontainer lama, biasanya untuk cadangan.

Menurutnya titik titik yang dipasangi kontainer sampah semakin banyak, seperti di dekat Stadion Krida, selatan tugu bundaran pasar, Gambiran, dekat Depo timur Stasiun, taman kota desa Kabongan Kidul, belakang rumah sakit dr R Sutrasno, Pasar Penthungan dan beberapa lokasi di kecamatan Lasem.

Saat ini dalam sehari, sampah yang diangkut mencapai 265 meter kubik. Tidak hanya dari Rembang dan Lasem saja, tetapi juga berasal dari Kec. Sulang, Pancur, Sluke, Sedan, Kragan dan Sarang. Pihaknya mencoba terus memperluas wilayah pelayanan, sekaligus untuk membiasakan masyarakat, jangan membuang sampah sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *