Flash News
No posts found

Pantura Diperketat, Giliran Jl Pemuda Yang Semrawut

Deretan truk trailer parkir di pinggir Jl Pemuda, dekat Gedung Haji Rembang.

Deretan truk trailer parkir di pinggir Jl Pemuda, dekat Gedung Haji Rembang.

Rembang – Kawasan Jalan Pemuda antara Gedung Haji Rumbutmalang sampai dengan Perempatan Galonan Rembang, belakangan ini sering berubah menjadi tempat parkir kendaraan berat, seperti truk tronton dan truk trailer. Bahkan pada hari libur, jumlah kendaraan semakin banyak.

Seorang pengguna jalan, Abdul Rohman mengatakan kondisi tersebut mengakibatkan jalan menjadi sempit. Beberapa kali di dekat pintu masuk Perumahan Puri Mondoteko, terjadi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Selain faktor kelalaian manusia, keberadaan truk parkir juga ikut mempengaruhi.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono menjelaskan kalau kendaraan parkir sementara di sisi jalan sebelah timur diperbolehkan, semisal awak truk mampir ke warung untuk makan. Tetapi jika truk ditinggal berhari hari, sudah merupakan pelanggaran. Pihaknya bersama aparat kepolisian siap melakukan penertiban.

Suyono menyarankan sopir dan kernet truk yang ingin pulang, sebaiknya memasukkan kendaraan ke pangkalan truk di Jl Rembang – Blora. Keluar uang sedikit, tapi keamanan lebih terjamin.

Pejabat asal desa Kedalon Kec. Batangan Pati tersebut menimpali Pemkab masih fokus menangani kesemrawutan parkir di pinggir jalur Pantura. Pihaknya sudah mengusulkan tambahan pembangunan dua titik pangkalan truk, yakni di Kec. Kaliori dan Kragan.

Sementara itu salah satu awak kendaraan berat yang parkir di Jl Pemuda Rembang, Suwardi mengaku akan kirim besi ke Cepu Blora. Ia enggan masuk pangkalan, karena ongkosnya mahal, apalagi meninggalkan kendaraan selama hampir 4 hari. Untuk mengantisipasi kecelakaan, dirinya sebatas memasang ranting pohon di bak depan dan belakang truk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *