Flash News
No posts found

Tanah Reklamasi Dihibahkan, Pelebaran Telan Puluhan Miliar

Kepala Dishubkominfo Kab. Rembang, Suyono memaparkan konsep jalan lima lajur. (Gambar atas) suasana lalu lintas di depan pelabuhan Tanjung Bonang Sendangmulyo Kec. Sluke.

Kepala Dishubkominfo Kab. Rembang, Suyono memaparkan konsep jalan lima lajur. (Gambar atas) suasana lalu lintas di depan pelabuhan Tanjung Bonang Sendangmulyo Kec. Sluke.

Sluke – Pemerintah kabupaten Rembang menghitung butuh dana sekira Rp 23 miliar, untuk melakukan pelebaran jalan di depan pelabuhan Tanjung Bonang desa Sendangmulyo Kec. Sluke, dari dua lajur menjadi lima lajur.

Jalan yang dilebarkan sepanjang 1,5 kilo meter, dengan lebar hampir 23 meter. Rinciannya 16 meter merupakan ruang jalan milik Bina Marga, sedangkan sisanya adalah tanah pelabuhan, hasil reklamasi pantai, kelak siap langsung dihibahkan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono menjelaskan jalur lambat berada paling ujung di sebelah utara, berdekatan dengan lokasi istirahat atau semacam rest area. Kalau proses pengajuan lancar, ia berharap tahun anggaran 2015 sudah bisa cair.

Suyono menambahkan jalan lima lajur dilengkapi lampu pengatur lalu lintas, supaya pengguna jalan di Pantura dengan pengendara yang akan masuk ke dalam pelabuhan, tidak semrawut. Respon pemerintah pusat sendiri cukup bagus. Sebelumnya, pusat lebih dulu menggelontorkan dana Rp 10 miliar, untuk membangun jalan beton di dalam pelabuhan.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Rembang, Gunasih mendukung rencana pelebaran jalan menjadi 5 lajur. Perlu persiapan dari sekarang, seiring menggeliatnya aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Bonang.

Bahkan jika pada masa mendatang, situasi jalan semakin ramai, perlu pula dipikirkan sebuah jalur lingkar, antara timur desa Sendangmulyo sampai dengan timur desa Jatisari Kec. Sluke, guna memecah arus lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *