Flash News
No posts found

UN Dihapuskan, Warga Ingatkan Potensi Penyuapan

Aktivitas belajar mengajar di sebuah SD. Mulai tahun ini ujian nasional tingkat SD – MI dihapuskan.

Aktivitas belajar mengajar di sebuah SD. Mulai tahun ini ujian nasional tingkat SD – MI dihapuskan.

Rembang – Dinas Pendidikan Kab. Rembang terus menggencarkan sosialisasi rencana penghapusan ujian nasional (UN) ditingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah sederajat. Nantinya mulai tahun ajaran 2013 – 2014, ujian nasional akan digantikan dengan ujian sekolah.

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kab. Rembang, Muttaqin menuturkan soal ujian nantinya dibuat oleh guru. Meski demikian materi kisi kisi soal sebanyak 25 %, menjadi tanggung jawab tingkat pusat. Terkait standar kelulusan siswa, diserahkan sepenuhnya kepada satuan pendidikan masing masing.

Muttaqin menambahkan pelaksanaan ujian sekolah akan berlangsung antara tanggal 19 – 21 Mei 2014. Diperkirakan jumlah peserta mencapai 10.109 anak. Tapi pendataan terus berjalan, kemungkinkan bertambah.

Kepala SD Negeri Tuyuhan Kec. Pancur, Bambang Budi Handoko mendukung program pemerintah. Baginya tidak masalah, kalau kelulusan siswa diserahkan sekolah.

Sementara itu salah satu orang tua murid di desa Samaran Kec. Pamotan, Maksum mengakui setiap kali menjelang ujian, siswa cenderung stres. Saat pengumuman, sering dijumpai ada siswa dalam keseharian tergolong pintar, justru tidak lulus. Maka ia mengapresiasi kebijakan penghapusan ujian nasional tingkat SD – MI. Tapi Maksum berharap harus benar benar obyektif, jangan menjadi celah permainan oknum sekolah nakal, apalagi sampai muncul penyuapan. Semisal anak prestasi akademiknya sangat rendah, karena orang tua kuat membayar, tetap diluluskan.

Maksum mengakui pemerintah serta masyarakat harus sama sama mengawasi, demi kemajuan pendidikan di kabupaten Rembang, sekaligus memenuhi rasa keadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *