Flash News
No posts found

Aturan Baru, Kurang Dari 45 Langsung Dicoret

Jemaah calon haji Rembang Mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji, beberapa waktu lalu.

Jemaah calon haji Rembang Mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji, beberapa waktu lalu.

Rembang – Kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) diminta segera memperpanjang izin operasional, menyusul aturan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Izin berlaku selama tiga tahun, setelah itu bisa diperpanjang. Di kabupaten Rembang, terdapat empat KBIH, masing masing KBIH Muhammadiyah, Al Anwar, Al Ibriz dan KBIH Muslimat Annadhiliyyah. Izin mereka sudah hampir habis.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kantror Kementerian Agama Kab. Rembang, Muhammad Athoillah Muslim menjelaskan persyaratan pembukaan KBIH, wajib mengantongi akta pendirian yayasan, mengelola lembaga pendidikan formal maupun non formal, memiliki kantor sekretariat tetap, memiliki susunan kepengurusan yang bukan PNS, rencana program bimbingan dengan jumlah jemaah paling sedikit 45 orang dan mendapatkan rekomendasi dari kantor Kementerian Agama setempat.

Athoillah menambahkan salah satu persyaratan yang berbeda dibandingkan aturan sebelumnya yakni ketentuan jumlah minimal jemaah 45 orang. KBIH diminta melaporkan data jemaah tiga tahun terakhir. Kalau kurang dari angka itu, maka terancam dicoret. Sampai hari Selasa (18 Februari 2014) pihaknya belum menerima pengajuan kelompok bimbingan ibadah haji baru.

Kementerian Agama Kab. Rembang sudah menyosialisasikan aturan tersebut. Dari 4 KBIH yang ada, termasuk kelompok lama, kemungkinan tidak akan terganjal. Menurut Athoillah, keberadaan KBIH cukup membantu melancarkan prosesi ibadah haji, karena jemaah memperoleh bimbingan lebih intens, diluar jadwal bimbingan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *