Flash News
No posts found

Tegang, Dua Kubu Nyaris Bentrok

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi (kanan) berkoordinasi dengan Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan, terkait potensi kerawanan di desa Tegaldowo.

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi (kanan) berkoordinasi dengan Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan, terkait potensi kerawanan di desa Tegaldowo.

Gunem – Bentrok fisik nyaris terjadi di desa Tegaldowo Kec. Gunem, Kamis pagi (20 Februari 2014), melibatkan antara warga yang menghendaki truk tambang mempunyai akses jalan sendiri dengan sejumlah sopir armada truk pengangkut bahan tambang.

Salah satu warga desa Tegaldowo, Sutrisno menuturkan kalau pengusaha tambang membuat jalur baru, harapannya truk tidak setiap hari melintasi jalan di dalam permukiman penduduk. Apabila terus berlanjut, ia khawatir jalan kampung semakin rusak dan mengganggu ketenangan warga. Apalagi saat curah hujan tinggi, jalan menjadi sulit dilalui. Kemungkinan terjadi kesalahpahaman, sehingga warga dengan sopir truk bersitegang. Situasi sempat memanas, sebagian warga kemudian memilih pulang, menghindari keributan meluas.

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi mengatakan pihaknya sejak pagi menurunkan anggota, untuk memantau kondusifitas desa Tegaldowo. Ia mengingatkan jangan sampai terjadi tindakan anarkis.

Camat Gunem, Teguh Gunawarman mengaku dalam pertemuan di balai desa Tegaldowo, hari Kamis, pihak DPPKAD, Dinas Energi Sumber Daya Mineral dan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang hadir. Usai pertemuan disepakati, DPU siap memperbaiki jalan desa Tegaldowo, dengan dibeton mulai bulan Maret mendatang. Selain itu, pengusaha tambang mau memberikan kompensasi kepada desa, tekhnisnya seperti apa, Camat meminta dimusyawarahkan lebih lanjut. Bagaimanapun desa dilarang menarik retribusi, karena yang berhak memungut hanya Pemkab Rembang.

Beberapa sopir truk tambang menyambut baik keputusan tersebut. Sejak awal mereka berharap mustinya warga mau duduk bersama bermusyawarah, mencari kesepakatan. Jangan asal melarang melintas, sebelum ada solusi terbaik antara kedua belah pihak. Kini armada truk bisa melintas mengangkut bahan tambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *