Flash News
No posts found

Tak Maju Nyalon, Tetap Diperhitungkan

Kasnadi (tengah peci kuning) hadir dalam sebuah acara, bersama politisi Rembang lainnya.

Kasnadi (tengah peci kuning) hadir dalam sebuah acara, bersama politisi Rembang lainnya.

Rembang – Meski tidak maju dalam Pemilu Legislatif bulan April 2014, namun Kasnadi, politisi partai Golkar asal desa Kabongan Lor Rembang, tetap memiliki daya tarik. Hal itu karena pada Pemilu 2009 lalu, dirinya mampu meraup 3.642 suara dan menjadi Caleg dengan perolehan suara terbanyak di daerah pemilihan Kec. Rembang Kota.

Suara pendukung Kasnadi inilah menjadi bidikan sejumlah Caleg lain. Kasnadi kepada Reporter R2B mengaku memang ada yang mendekatinya, meminta supaya ikut membantu. Tapi karena ia sendiri aktif sebagai ketua pimpinan kecamatan partai Golkar, tentu masih berjuang agar suara partai berlambang pohon beringin meningkat.

Lalu bagaimana dengan Pemilu 2019 mendatang, apakah masih tertarik maju nyaleg ? Kasnadi menjawab diplomatis, ingin melihat perkembangan dulu. Menurutnya belakangan ini fenomena politik pragmatis semakin menjadi jadi. Caleg berkantong tebal mengiming imingi pemilih dengan uang, mengabaikan pendekatan personal dan hubungan emosional. Kalau terus berlanjut, dirinya khawatir berimbas buruk terhadap kehidupan demokrasi di kabupaten Rembang. Calon berkualitas rawan tersisih, gara gara kondisi keuangan lemah.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum mengeluarkan aturan bagi mantan narapidana yang akan maju menjadi calon anggota dewan.

Ada empat syarat yakni sudah tuntas menjalani masa hukuman, baru boleh mencalonkan diri lima tahun setelah selesai menjalani hukuman, mengumumkan kepada publik sebagai mantan Napi dan tidak melakukan perbuatan yang sama berulang ulang.

Kasnadi terganjal aturan tersebut, lantaran pernah menjalani hukuman selama 21 bulan, atas kasus penyelewengan dana retribusi KUD Saroyo Mino Tasikagung Rembang. Kala itu meski unggul pada Pemilu 2009, namun Kasnadi belum sempat dilantik sebagai anggota DPRD periode 2009 – 2014, karena harus melewati proses hukum. Posisinya kemudian digantikan oleh Sri Rejeki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *