Flash News
No posts found

Digrebek, Tersangka Pengedar Sabu Melawan

Tersangka (mengenakan penutup muka) digiring polisi. (Gambar atas) Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menunjukkan barang bukti sabu, uang dan HP.

Tersangka (mengenakan penutup muka) digiring polisi. (Gambar atas) Kasat Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menunjukkan barang bukti sabu, uang dan HP.

Sedan – Seorang tersangka pelaku pengedar Narkoba jenis sabu sabu ditangkap aparat Polres Rembang. Dalam penangkapan tersebut, tersangka sempat melawan polisi.

Tersangka berinisial MA (26 tahun), warga desa Karas Kec. Sedan. Ia dibekuk polisi ketika berada di sekitar pertigaan desa Sedan, dekat warung kopi Sulasih, Minggu petang bersamaan waktu Maghrib.

Saat digrebek, MA melawan. Polisi kemudian menunjukkan surat tugas, tapi tersangka masih saja berontak, sehingga mengundang perhatian warga. Setelah dibantu anggota Buser dan Polsek Sedan, akhirnya tersangka tak berkutik. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu sabu dimasukkan ke dalam bungkus rokok, sebuah HP dan uang tunai Rp 450 ribu. MA langsung digelandang ke Mapolres Rembang, sampai hari Senin (24 Februari 2014) masih menjalani pemeriksaan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menjelaskan dari pengakuan tersangka, sebelum tertangkap sudah pernah menjual sabu sabu sebanyak 5 kali, salah satunya ke dusun Garang desa Tlogomojo Kec. Rembang Kota. Sebuah paket kecil dijual seharga Rp 500 – 700 ribu. Tersangka berdalih tidak mengenali identitas pembeli. Saat ini polisi tengah mendalami asal usul barang haram tersebut.

AKP Bambang Sugito menambahkan dengan tertangkapnya MA, menjadi indikator bahwa Narkoba telah merambah ke pelosok pedesaan. Maka pihaknya menghimbau orang tua maupun tokoh masyarakat lebih peduli ikut memantau, agar kaum generasi muda tidak semakin banyak terjerumus pada ketergantungan Narkoba.

Tersangka MA sehari hari bekerja serabutan. Ia kini terjerat Undang Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,5 miliar. Usai tertangkap, polisi akan segera memeriksa urine tersangka, sekaligus membawa barang bukti sabu ke laboratorium forensik Semarang, untuk memastikan jenis sabu sabu dan berapa bobotnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *