Flash News
No posts found

Menghilang, Mantan Kades Dilaporkan Polisi

Sejumlah warga desa Sidorejo Kec. Sedan menunggu di depan ruangan Satreskrim Polres Rembang.

Sejumlah warga desa Sidorejo Kec. Sedan menunggu di depan ruangan Satreskrim Polres Rembang.

Rembang – 6 orang warga desa Sidorejo Kec. Sedan, Senin siang (24 Februari 2014) resmi melaporkan mantan kepala desa, H. Sholih kepada Polres Rembang.

Tarom, warga desa Sidorejo Kec. Sedan mengatakan pihaknya ingin fokus melaporkan dugaan penyimpangan tukar guling tanah bondho desa pada tahun 2007 lalu. Lokasi tanah berada di depan balai desa Sidorejo, salah satunya ditempati kantor kecamatan Sedan.

Desa kemudian memperoleh ganti tanah di desa Sidorejo dan Mojosari. Tetapi pihaknya mensinyalir terjadi penyimpangan. Dari hasil tukar guling tersebut, senilai Rp 1 miliar lebih, ada uang Rp 600 juta yang tidak jelas kemana larinya. Lantaran mantan Kades H. Sholih mendadak menghilang dan rumahnya lengang, maka Aliansi Masyarakat Peduli Desa Sidorejo (Ampedes) sepakat melapor ke kepolisian. Ia berharap segera ada titik terang.

Warga desa Sidorejo lain, Arifin menganggap sejak awal tukar guling, pemerintah desa kurang melibatkan masyarakat. Setelah sekian lama berdiam diri, warga baru bergejolak. Diawali aksi demo beberapa waktu lalu dan puncaknya sekarang. Bagi Arifin, yang terpenting, tanah aset desa harus dipertanggungjawabkan.

Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan mengaku Senin siang belum menerima laporan rinci dari anggotanya, terkait aduan warga desa Sidorejo Kec. Sedan. Kalau memang ada laporan, tentu polisi akan mendalami dulu melalui proses penyelidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *