Flash News
No posts found

Warga Turun Tangan, Bubarkan Dengan lemparan Batu

Deretan motor yang disita dalam aksi trek trekan di jl Dr Wahidin, baru baru ini.

Deretan motor yang disita dalam aksi trek trekan di jl Dr Wahidin, baru baru ini.

Rembang – Warga sekitar Jl dr Wahidin Rembang, perbatasan desa Tasikagung, Sawahan dan Sumberejo mulai jengkel terhadap maraknya aksi balapan liar. Mereka bahkan nekat membubarkan sendiri, melempari peserta trek trekan dengan batu bata, Minggu malam (23 Februari 2014).

Sekretaris Desa Tasikagung Rembang, Sunarto menuturkan jumlah peserta balapan liar yang datang, belakangan semakin banyak. Tentu saja mengakibatkan warga sulit tidur, karena terganggu suara bising knalpot kendaraan. Selain itu juga membuat pengguna jalan cemas. Apalagi balapan liar lihai bermain kucing kucingan. Usai dibubarkan polisi, pasti tak berselang lama datang lagi. Kalau ternyata masih membandel, masyarakat menyatakan siap bergerak.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Raden Dian mengaku polisi sudah berulang kali menggelar razia balapan liar. Motor ditahan sampai selesai sidang di pengadilan, termasuk orang tua mereka dipanggil, untuk ikut meningkatkan pengawasan.

Ia menghimbau masyarakat jangan main hakim sendiri, karena dikhawatirkan menimbulkan gesekan. Warga dipersilahkan melapor dan polisi siap menindaklanjuti.

AKP Raden Dian menambahkan aksi balapan liar di Jl Dr Wahidin, paling ramai berlangsung pada malam minggu, diatas pukul 22.00 wib. Menurut informasi warga, diduga sudah mengarah pada ajang taruhan. Maka kedepan pihaknya akan rutin menggelar patroli di titik titik rawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *