Flash News
No posts found

Pelaku Mengacak Acak, Nomor Seri Diblokir

Warga antre menunggu pelayanan di KUA Pamotan.

Warga antre menunggu pelayanan di KUA Pamotan.

Pamotan – Pencuri ini tergolong aneh. Ada TV dan komputer, tidak diambil. Justru mereka lebih senang menggasak buku nikah dan stempel.

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) Pamotan, Minggu malam. Pencuri mencongkel jendela belakang kantor, setelah itu mengacak acak ruangan. Barang barang yang dibawa kabur, meliputi 63 pasang buku nikah, 10 pasang duplikat buku nikah dan 3 buah stempel. Aksi pencurian berlangsung mulus, karena kantor tidak dijaga. Tukang kebunlah yang mengetahui kali pertama, telah terjadi pembobolan.

Kepala KUA Pamotan, Subhkan menjelaskan pihaknya langsung melapor kepada aparat kepolisian dan berupaya memblokir nomor seri buku nikah, agar tidak disalahgunakan.

Meski banyak buku nikah dan stempel hilang, namun pada hari Selasa (25 Februari 2014), pelayanan masyarakat tetap berjalan normal. Buku nikah pengganti sudah dipasok oleh Kementerian Agama, termasuk stempel, langsung membuat baru. Ia mempersilahkan kalau ada mempelai pengantin akan melangsungkan hajat pernikahan. Subhkan enggan berspekulasi motif pencurian, namun dirinya menduga dilakukan oleh semacam sindikat.

Sementara itu Kapolsek Pamotan, AKP Kisworo mengaku kesulitan menyelidiki kasus tersebut. Alasannya, jumlah saksi sangat terbatas.

Identitas tersangka yang terlibat, sampai sekarang masih gelap. AKP Kisworo menimpali mustinya kantor dijaga, paling tidak untuk mengantisipasi pencurian.

Tidak hanya KUA Pamotan, sebelumnya pada tahun 2012 lalu, KUA Sarang juga pernah dibobol. 37 buah buku nikah kosong dan buku nikah duplikat amblas. Kebetulan kala itu, Subhkan juga yang menjabat sebagai Kepala KUA Sarang.

3 Komentar

  1. tyna

    087717243860

  2. mitha

    089621694885

  3. kotak

    081915175978

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *