Flash News
No posts found

Polisi Datang Mengecek, Jenazah Sudah Dimakamkan

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan.

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan.

Sedan – Seorang anak meninggal dunia, setelah tenggelam di dalam semacam bendung kubangan air, belakang Masjid Sidorejo Kec. Sedan.

Korban yakni Mohammad Alawi (12 tahun), warga desa Sidorejo, putra tokoh ulama setempat, KH Muslihudin. Menurut informasi di sekitar lokasi kejadian, awalnya Rabu sore (26 Februari 2014) korban bermain dengan dua orang temannya. Diduga terpeleset dan tercebur ke dalam bendung. Karena tidak juga muncul, rekan korban meminta tolong pemancing ikan di dekat TKP. Setelah menyelam, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan mengaku pihaknya baru menerima informasi tersebut, Rabu malam. Saat anggotanya datang mengecek, jenazah korban telah dimakamkan.

Ia kembali menghimbau masyarakat lebih waspada. Musim penghujan belum berlalu, sehingga memungkinkan debet aliran sungai meningkat sewaktu waktu.

Sementara itu, Ali, warga desa Sidorejo Kec. Sedan menuturkan semenjak peristiwa itu, sebagian besar kalangan orang tua langsung mengingatkan anak anak mereka, untuk tidak bermain di dekat sungai.

Menurut Ali, dulu memang pernah ada beberapa orang terjatuh ke bendung itu, tetapi tidak sampai meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *