Flash News
No posts found

Tewas Hindari Lubang, Polisi Dorong Bina Marga

Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalan antara Sedan – Gandrirojo.

Sejumlah pengendara sepeda motor melintasi jalan antara Sedan – Gandrirojo.

Sedan – Seorang warga tewas kecelakaan di jalur antara Sedan – Gandrirojo, tepatnya di jalan desa Sidomulyo Kec. Sedan. Kerusakan jalan turut serta menjadi biang keladi.

Korban meninggal dunia yakni M Najih Abrori (16 tahun) warga desa Sidorejo Kec. Sedan. Cerita bermula ketika korban membonceng sepeda motor Honda Mega Pro, melaju dari arah selatan ke utara. Pengendara motor berniat menghindari lubang di tengah jalan, turut tanah desa Sidomulyo. Kemudian motor terjatuh dan akhirnya bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario dari arah berlawanan. Abrori menderita luka berat pada bagian kepala. Jenazahnya dimakamkan di makam desa Sidorejo Kec. Sedan, Kamis siang (27 Februari 2014).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Raden Dian menuturkan pihaknya beberapa kali berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk menangani jalan rusak poros kecamatan. Tapi disisi lain, pengguna jalan musti memperhatikan kecepatan kendaraan. Apalagi kalau jalan rusak serta dekat dengan kawasan permukiman.

Darmuji, salah satu pengguna jalan asal desa Sambong Kec. Sedan mengaku ketika melintasi jalan Gandri – Sidomulyo, maksimal hanya berani dengan kecepatan 40 kilo meter per jam. Selain banyak lubang, terdapat pula gundukan aspal agak tinggi. Menurutnya pengendara sepeda motor rawan terjatuh.

Darmuji berharap pemerintah nantinya tak sekedar menambal lubang dengan batu tras, tetapi segera dilapisi aspal baru. Saluran air di kanan kiri jalan, juga perlu mendapatkan perhatian, supaya aspal tidak cepat mengelupas akibat genangan air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *