Flash News
No posts found

“Tolong Dicek Dulu, Baru Dibagi !!!”

Pekerja DOLOG Rembang menata Raskin.

Pekerja DOLOG Rembang menata Raskin.

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang meminta kepada panitia penyaluran jatah beras keluarga miskin (Raskin) ditingkat desa, untuk mengecek kualitas beras, sebelum membagikan kepada warga. Jika kualitasnya buruk, semisal sudah berkutu, desa harus segera laporan.

Pelaksana Tugas Asisten II Sekda Bidang Perekonomian Pemkab Rembang, Abdullah Zawawi menjelaskan Raskin buruk siap diganti oleh Depot Logistik (DOLOG). Biaya pengangkutannya juga menjadi tanggungan Dolog. Beberapa kali muncul laporan Raskin jelek, tetapi sudah terlanjur dibagikan, sehingga tidak bisa diganti.

Menurut Zawawi, kondisi baik buruknya beras memang tidak lepas dari masalah pemeliharaan. Dalam jangka waktu tertentu harus disemprot, untuk mencegah adanya kutu. Di kabupaten Rembang, jumlah penerima Raskin mencapai 69.014 rumah tangga sasaran. Khusus bulan November dan Desember mendatang, jatah Raskin akan dialihkan pada bulan Februari dan Maret 2015. Mekanismenya seperti apa, Pemkab masih menunggu informasi lebih lanjut.

Sekretaris Desa Seren Kec. Sulang, Budi Purwanto mengaku desanya setiap bulan memperoleh jatah Raskin sebanyak 2,5 ton. Selama ini relatif cukup baik. Meski demikian semua perangkat desa telah diberitahu, untuk mengecek sejumlah sak Raskin secara acak. Begitu tidak ada masalah, bisa langsung disalurkan kepada rumah tangga sasaran.

Sementara itu seorang warga desa Kaliombo Kec. Sulang, Kasturi berharap kualitas beras menjadi fokus perhatian. Kalau tidak layak konsumsi, biasanya sebagian masyarakat memilih menjual Raskin ke toko, kemudian uangnya untuk membeli beras yang lebih bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *