Flash News
No posts found

Keanehan Ditengah Kesurupan Massal

Ruangan baru laboratorium IPA SMPN I Sulang.

Ruangan baru laboratorium IPA SMPN I Sulang.

Sulang – Kesurupan massal kembali terjadi di SMPN I Sulang, Jumat pagi (28 Februari 2014). Peristiwa ini justru muncul pada saat kegiatan istighozah dan doa bersama di halaman sekolah, memohon kepada Yang Maha Kuasa agar peristiwa serupa tidak terulang.

Paling tidak ada 20 siswi perempuan kesurupan. Mereka berteriak teriak histeris, meminta “rumahnya” jangan diobrak abrik. Setelah itu sebagian tidak sadarkan diri. Doa bersama kemudian dihentikan. Guru memilih memulangkan para siswa lebih cepat, khawatir kesurupan nantinya semakin menjalar kepada siswa lain.

Kepala Sekolah SMPN I Sulang, Subarkah menganggap kesurupan kali ini termasuk paling parah. Ia menyampaikan bahwa pihaknya berusaha keras mengatasi masalah tersebut. Bahkan selama ini sudah 20 an ulama maupun orang pintar dari Rembang dan Blora didatangkan, untuk memindahkan makhluk halus, konon sebangsa jin. Tapi sampai sekarang belum berhasil.

Subarkah membenarkan di belakang sekolah, sejak bulan Oktober tahun 2013 lalu, dibangun sebuah laboratorium IPA, dengan menebang sejumlah pohon. Apakah terkait hal itu atau sebab lain, ia sebatas berdoa gangguan yang mendera SMPN I Sulang, bisa segera teratasi. Anehnya setiap kali bel tanda pulang berbunyi, korban kesurupan berangsur angsur pulih. Seakan akan dunia lain merasa tidak ingin terganggu oleh aktivitas siswa.

Menurut kepala sekolah asal Perumahan Ngotet Rembang tersebut, kedepan kegiatan belajar mengajar akan tetap dilanjutkan, menyesuaikan situasi. Tentu upaya lain siap ditempuh, demi kondusifitas sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *